Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Surabaya Cegah Lonjakan Harga

Sabtu, 27 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau Pasar Murah di Simokerto, Surabaya, untuk menjaga stabilitas harga sembako menjelang Nataru. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau Pasar Murah di Simokerto, Surabaya, untuk menjaga stabilitas harga sembako menjelang Nataru. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali memperkuat langkah stabilisasi harga pangan menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar Pasar Murah di kawasan permukiman padat penduduk Simokerto, Surabaya, Jumat (26/12), sebagai upaya memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjangkau di tengah potensi lonjakan harga.

Kegiatan yang dipusatkan di Halaman Yayasan Baiturrahman itu disambut antusias oleh ratusan warga, terutama ibu rumah tangga yang memanfaatkan kesempatan untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dari pasar. Menurut Khofifah, tingginya kebutuhan konsumsi saat libur panjang Nataru menjadi salah satu faktor pemicu inflasi daerah, sehingga intervensi pemerintah diperlukan agar gejolak harga dapat ditekan.

“Pasar Murah ini diharapkan memberi dampak langsung pada stabilitas harga dan pengendalian inflasi, terutama di wilayah padat penduduk seperti Surabaya,” ujar Khofifah.

Ia menegaskan stok pangan strategis di Jawa Timur dalam kondisi aman dan cukup memenuhi permintaan masyarakat hingga awal tahun. “Masyarakat tidak perlu khawatir. Stok semua bahan pokok insyaallah sangat aman,” tegasnya.

Pasar Murah menyediakan berbagai komoditas dengan harga subsidi, di antaranya beras premium Rp14.000/kg, beras medium Rp11.000/kg, minyak goreng Rp13.000/liter, telur ayam Rp22.000 per pack, tepung terigu Rp10.000/kg, gula pasir Rp14.000/kg, bawang putih Rp6.000/250 gram, bawang merah Rp7.500/250 gram, serta daging ayam Rp30.000 per pack. Selain bahan pokok, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga dilibatkan untuk memasarkan produk olahan makanan lokal.

Khofifah menambahkan, kegiatan serupa menyasar berbagai kota dan kabupaten di Jawa Timur, terutama wilayah rawan kenaikan harga. “Kami mengambil titik-titik permukiman padat dan daerah dengan potensi kenaikan harga yang signifikan. Ini bagian dari sinergi Pemprov dengan pemerintah daerah dalam melindungi daya beli masyarakat,” jelasnya.

Warga pun menyambut penuh syukur. Ani (73), warga Sidonipah, mengungkapkan Pasar Murah sangat membantu meringankan biaya belanja rumah tangga. “Alhamdulillah murah-murah semuanya. Saya juga dapat beras gratis dari Ibu Gubernur. Terima kasih banyak,” katanya dengan mata berkaca-kaca.

Khopasarnerasa terbantu dengan tambahan asupan gizi untuk putranya. “Tadi dapat telur buat anak saya. Ini pertama kali wilayah kami ada pasar murah. Senang sekali, terima kasih Bu Gubernur,” ucapnya.

Khofifah berharap upaya stabilisasi harga yang digelar berkelanjutan ini mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong perekonomian lokal. “Konsumsi rumah tangga menjadi penggerak ekonomi. Karena itu, pemerintah hadir di saat masyarakat paling membutuhkan,” tuturnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru