Gubernur Khofifah Resmikan RS KORPRI Pura Raharja sebagai Aset Pemprov Jatim, Perkuat Layanan Kesehatan Terintegrasi

Minggu, 11 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan RS KORPRI Pura Raharja di Surabaya sebagai aset KORPRI Pemprov Jatim. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan RS KORPRI Pura Raharja di Surabaya sebagai aset KORPRI Pemprov Jatim. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi meluncurkan Rumah Sakit (RS) KORPRI Pura Raharja sebagai aset Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Peresmian ini menandai penguatan peran RS KORPRI dalam sistem layanan kesehatan yang lebih terintegrasi, profesional, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Peresmian RS KORPRI Pura Raharja berlangsung dalam acara tasyakuran di Jalan Pucang Adi, Surabaya, Jumat (9/1). Peluncuran ditandai dengan penarikan kain penutup papan aset rumah sakit oleh Gubernur Khofifah, didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono, CEO RS KORPRI Pura Raharja Prof. dr. Joni Wahyuhadi, serta Direktur RS dr. Makhyan Jibril Al-Farabi.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah juga menyerahkan satu unit ambulans secara simbolis untuk mendukung operasional dan respons layanan kesehatan rumah sakit.

“Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan tasyakuran RS KORPRI Pura Raharja. Semoga dengan rasa syukur ini, manfaat dan keberkahan layanan kesehatan yang diberikan semakin bertambah,” ujar Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur, dalam sambutannya.

RS KORPRI Pura Raharja telah mengantongi izin pendirian sejak 1990 dan sebelumnya berada di bawah naungan Yayasan Bhineka Karya. Seiring perubahan kedudukan hukum, Dewan Pengurus KORPRI Provinsi Jawa Timur menerima penyerahan aset beserta kewenangan pengelolaan, termasuk izin pendirian bangunan dan pemanfaatan lahan.

Dengan proses tersebut, Perkumpulan Abdi Negara Jawa Timur kini menjadi pemegang izin operasional RS KORPRI Pura Raharja untuk periode 2021–2026. Kepastian status ini menjadi fondasi penting bagi pengembangan layanan kesehatan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

“Apa yang kita lakukan hari ini adalah memastikan layanan medis dapat dikelola secara lebih integratif dan terorganisir. Rumah sakit ini adalah dedikasi KORPRI untuk masyarakat,” tegas Khofifah.

Gubernur Khofifah menilai RS KORPRI Pura Raharja sebagai bentuk amal jariyah KORPRI yang manfaatnya diharapkan terus mengalir bagi masyarakat luas. Ke depan, rumah sakit ini akan menjalani audit menyeluruh, baik dari aspek bangunan, keuangan, maupun peralatan medis.

“Insyaallah, ini jariyah KORPRI. Akan ada audit menyeluruh agar pengelolaannya semakin profesional dan berdampak positif bagi semua,” jelasnya.

Selain agenda peresmian, Gubernur Khofifah juga meninjau langsung fasilitas rumah sakit, mulai dari layanan pendaftaran pasien, rawat jalan, hingga ruang rawat inap. Ia menyempatkan berdialog dengan tenaga kesehatan dan pasien untuk memastikan kualitas pelayanan berjalan optimal.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono menyampaikan bahwa Dewan Pengurus KORPRI Jawa Timur menjadi satu-satunya KORPRI di Indonesia yang memiliki rumah sakit sendiri.

“Yang berubah adalah tata kelola di tingkat manajemen puncak. Tidak ada pemutusan layanan. Langkah awal kami adalah audit bangunan sebagai dasar pengembangan,” ujar Adhy Karyono, Sekdaprov Jatim.

Ia menambahkan, RS KORPRI Pura Raharja akan dikembangkan melalui pembangunan gedung rawat jalan di dua kavling yang dimiliki, penataan sistem parkir, serta peningkatan status menjadi rumah sakit umum tipe C dengan layanan unggulan kesehatan ibu dan bayi.

“Kami pastikan pengembangan ini tidak membebani APBD. Kebutuhan awal ditopang kas KORPRI, sebagai bentuk komitmen dan keikhlasan anggota,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan
Pelatihan Pelinting Rokok di Bangkalan, 30 Warga Burneh Ikuti Pembekalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:22

Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah

Berita Terbaru