Gubernur Khofifah Tekankan Percepatan Program Strategis demi Pemerataan Kesejahteraan dan Pendidikan Masyarakat

Jumat, 23 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat memimpin rapat pleno perangkat daerah di Gedung Negara Grahadi Surabaya (Istimewa)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat memimpin rapat pleno perangkat daerah di Gedung Negara Grahadi Surabaya (Istimewa)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, kembali menekankan pentingnya akselerasi realisasi program-program strategis yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu disampaikannya saat memimpin Rapat Pleno bersama seluruh kepala perangkat daerah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis malam (22/5/2025).

Dalam arahannya, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa indikator keberhasilan program bukan sekadar capaian administrasi, melainkan dampak riil yang dirasakan masyarakat, terutama di desa-desa.

“Kita bekerja bukan semata-mata demi angka IKU, tapi demi masyarakat yang lebih sejahtera dan cerdas. Ukurannya adalah pemerataan, seperti gini ratio dan indeks Theil. Itu harus menjadi perhatian kita bersama,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor dan kolaborasi antarorganisasi perangkat daerah. Salah satu contoh keberhasilan sinergi, menurutnya, terlihat dari dukungan akses permodalan petani tebu melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Program ini melibatkan Kemenko Perekonomian, PT SGN, Bank Jatim, serta dinas terkait seperti Dinas Pertanian dan Dinas Perkebunan.

Gubernur perempuan pertama di Jatim ini juga menyampaikan bahwa program pengentasan kemiskinan tidak akan optimal tanpa dibarengi dengan infrastruktur pendukung.
Menurutnya, potensi pertanian dan desa wisata tak akan maksimal jika akses jalan desa masih rusak. Karena itu, ia meminta Dinas PU Bina Marga untuk turun tangan langsung mengatasi persoalan tersebut.

Di sektor kesehatan, penanganan stunting juga menjadi sorotan. Ia meminta agar dinas kesehatan di daerah berkolaborasi aktif dengan kader PKK dan posyandu dalam mengatasi gizi buruk anak.

Ia menyebut capaian penurunan angka stunting di Jatim sudah cukup baik, namun masih perlu ditingkatkan secara signifikan.

Khofifah juga mendorong percepatan implementasi tiga program prioritas Pemprov Jatim: Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat (SR), dan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes MP).

Hingga 21 Mei 2025, sudah terbentuk 5.597 koperasi desa dari target 8.501, tersebar di lebih dari lima ribu desa dan ratusan kelurahan di Jatim.

Untuk program MBG, sebanyak 79 Satuan Pelayanan Pusat Gizi (SPPG) telah terbentuk dan menjangkau lebih dari 240 ribu siswa di 38 kabupaten/kota.

Sementara itu, Sekolah Rakyat telah hadir di 12 lokasi, dan tiga lokasi tambahan akan segera direalisasikan di Batu, Malang, dan Lamongan.

Khofifah menyebut ketiga program tersebut sebagai wujud komitmen pemerintah dalam membangun desa dari berbagai sektor ekonomi, kesehatan, dan pendidikan. Ia berharap seluruh perangkat daerah menyelaraskan program kerja mereka dengan arah pembangunan strategis nasional yang langsung menyentuh kebutuhan dasar rakyat.

Di akhir rapat, Gubernur juga menyampaikan capaian realisasi APBD Provinsi Jawa Timur tahun 2025 hingga 21 Mei. Pendapatan daerah tercatat mencapai Rp9,9 triliun atau sekitar 35,05 persen dari target tahunan. Sementara dari sisi belanja, realisasi berada di angka Rp6,87 triliun atau 22,86 persen.

“Kita punya target besar dan waktu yang semakin sempit. Saya minta semua kepala perangkat daerah memacu kinerja, dan memastikan program yang dijalankan memberi manfaat nyata bagi rakyat,” tutupnya..

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru