Hadiri Muscab PKB Malang, Sanusi Tegaskan Perbedaan Politik Tak Boleh Pecah Belah Daerah

Senin, 30 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Malang Sanusi saat menghadiri pembukaan Muscab PKB Kabupaten Malang di Grand Miami Kepanjen, Minggu (29/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Malang Sanusi saat menghadiri pembukaan Muscab PKB Kabupaten Malang di Grand Miami Kepanjen, Minggu (29/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

MALANG, RadarBangsa.co.id – Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M bersama Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, menghadiri pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Malang yang digelar di Grand Miami, Kepanjen, Minggu (29/3) malam.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam konsolidasi politik internal partai sekaligus mendapat perhatian karena menyoroti peran strategis partai politik dalam menjaga stabilitas daerah dan mendukung pembangunan Kabupaten Malang.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Abah Sanusi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Muscab PKB. Ia menilai forum tersebut bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, tetapi bagian dari proses demokrasi yang sehat, dewasa, dan bertanggung jawab.

“Muscab merupakan forum strategis untuk melakukan evaluasi, konsolidasi, serta merumuskan arah kebijakan dan program kerja organisasi ke depan,” tegas Sanusi di hadapan pengurus dan kader PKB dari 33 kecamatan se-Kabupaten Malang.

Turut hadir dalam agenda tersebut antara lain Daniel Johan dari DPP PKB, Muhammad Ashari dari DPW PKB Jawa Timur, sejumlah ketua DPC PKB, serta anggota DPRD Kabupaten Malang.

Sanusi menekankan bahwa Kabupaten Malang merupakan rumah besar bagi seluruh elemen masyarakat yang memiliki latar belakang suku, agama, dan pilihan politik yang beragam. Menurutnya, keberagaman tersebut harus menjadi kekuatan untuk memperkuat persatuan, bukan menjadi sumber perpecahan.

Ia juga menyoroti pentingnya peran partai politik sebagai sarana pendidikan politik masyarakat sekaligus pilar utama dalam menjaga demokrasi dan stabilitas sosial.

“Partai politik tidak hanya berfungsi sebagai sarana pendidikan politik, tetapi juga sebagai pilar utama dalam menjaga stabilitas, memperkuat demokrasi, serta merawat persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sanusi berharap PKB Kabupaten Malang dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat. Di tengah tantangan pembangunan, mulai dari sektor ekonomi, sosial hingga pelayanan publik, sinergi antara pemerintah dan partai politik dinilai menjadi kebutuhan utama.

Menurutnya, kontribusi partai politik sangat dibutuhkan untuk mengawal aspirasi masyarakat sekaligus melahirkan kader pemimpin yang berintegritas dan memiliki visi kebangsaan yang kuat.

Momentum Muscab ini, kata Sanusi, juga harus menjadi titik awal memperkuat komitmen organisasi agar lebih solid, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan publik.

“Perbedaan pilihan politik adalah hal yang wajar dalam demokrasi, namun persatuan dan kebersamaan harus tetap menjadi prioritas utama,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Berita Terbaru