SEMARANG, RadarBangsa.co.id – Menjelang Lebaran atau H-2, harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Beteng, Semarang Tengah, Kota Semarang,pada (19/03/2026) mengalami kenaikan signifikan. Komoditas yang terdampak meliputi bawang merah, bawang putih, serta berbagai jenis cabai.
Lonjakan harga dipicu meningkatnya permintaan masyarakat menjelang hari raya, sementara pasokan barang justru berkurang. Kondisi ini diperparah dengan banyaknya pedagang yang mulai libur lebih awal, sehingga distribusi barang tidak berjalan optimal.
Salah satu pedagang cabai, Eni Purwiti, mengungkapkan bahwa kenaikan harga sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir. Ia menyebut keterbatasan stok menjadi faktor utama di balik lonjakan harga.
“Permintaan pembeli meningkat tajam, tapi barang dari pemasok justru berkurang. Banyak pedagang juga sudah tutup karena libur Lebaran, jadi stok di pasar semakin menipis,” ujar Eni saat ditemui di lapaknya, Kamis (H-2 Lebaran).
Menurutnya, kondisi tersebut langsung berdampak pada harga jual di tingkat pedagang. Cabai rawit kini dijual sekitar Rp75.000 per kilogram, cabai merah teropong Rp50.000 per kilogram, dan cabai merah tampar mencapai Rp55.000 per kilogram.
“Kalau pasokan lancar, harga biasanya bisa ditekan. Tapi sekarang barang susah, jadi harga ikut naik. Kami juga tidak bisa menahan harga karena kulakan sudah mahal,” tambahnya.
Di sisi lain, pembeli hanya bisa menyesuaikan diri dengan situasi tersebut. Arni, seorang ibu rumah tangga, mengaku tetap membeli kebutuhan meski harga naik karena keperluan Lebaran tidak bisa ditunda.
“Semua bahan naik, tapi mau tidak mau tetap beli untuk kebutuhan Lebaran. Tapi menurut saya, kenaikan tahun ini tidak separah tahun kemarin,” kata Arni.
Ia juga menambahkan bahwa lonjakan harga masih dalam batas wajar dibanding tahun sebelumnya. “Dulu harga cabai bisa lebih tinggi lagi, sekarang masih bisa dijangkau walau tetap terasa berat,” imbuhnya.
Kenaikan harga bahan pokok menjelang hari besar keagamaan menjadi fenomena tahunan. Kondisi ini mendorong perlunya pengawasan distribusi serta ketersediaan pasokan oleh pemerintah daerah agar stabilitas harga tetap terjaga.
Pemerintah diharapkan dapat memastikan rantai distribusi berjalan lancar. “Kalau distribusi dijaga dan stok aman, harga bisa lebih stabil dan masyarakat tidak terlalu terbebani,” pungkas Eni.
Penulis : Oki
Editor : Zainul Arifin


















Komentar