PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Momentum Hari Bumi dimanfaatkan DPC Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Pasuruan untuk mendorong aksi nyata pelestarian lingkungan di kawasan Gunung Bromo, Minggu (26/4/2026). Kegiatan ini tak sekadar seremonial, tetapi menyasar langsung persoalan kebersihan dan kerusakan ekosistem di kawasan wisata unggulan tersebut.
Aksi sosial difokuskan pada pembersihan tempat ibadah di area Lautan Pasir serta penyaluran bantuan sarana prasarana. Langkah ini dinilai penting karena kawasan Bromo tidak hanya menjadi destinasi wisata nasional, tetapi juga ruang spiritual lintas agama yang membutuhkan perhatian serius dalam pengelolaannya.
Perwakilan DPC Gerindra Pasuruan, Adinda Denisa, mengatakan kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus layanan publik berbasis komunitas.
“Kami ingin memastikan tempat ibadah tetap bersih dan layak digunakan. Ini bagian dari tanggung jawab bersama menjaga kawasan Bromo,” ujarnya.
Selain aksi bersih, Gerindra juga menyalurkan 2.000 bibit pohon cemara sebagai upaya penghijauan. Penanaman ini diharapkan mampu menekan risiko kerusakan lahan dan menjaga keseimbangan ekosistem di kawasan rawan erosi tersebut.
Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan dari Fraksi Gerindra, Agus Setiya Wardana, menegaskan bahwa langkah ini merupakan respon terhadap ancaman degradasi lingkungan yang kian nyata.
“Penghijauan ini penting untuk menjaga keberlanjutan ekosistem Bromo. Kami juga memberikan bantuan 200 karung semen untuk mendukung pembangunan fasilitas ibadah,” jelasnya.
Dari sisi dampak publik, kegiatan ini memberi manfaat langsung bagi masyarakat dan pengunjung. Lingkungan yang bersih dan fasilitas ibadah yang layak tidak hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga mendukung sektor pariwisata yang menjadi sumber ekonomi warga sekitar.
Namun demikian, aksi ini juga menjadi pengingat bahwa upaya menjaga Bromo tidak bisa bergantung pada kegiatan sesaat. Diperlukan kebijakan berkelanjutan, pengawasan ketat, serta keterlibatan aktif masyarakat dan pemerintah.
Melalui momentum ini, Gerindra Pasuruan mendorong kesadaran kolektif untuk menjaga kawasan Bromo sebagai warisan alam dan spiritual yang bernilai tinggi.
“Harapannya, ini bukan kegiatan sekali jalan. Kesadaran menjaga lingkungan harus menjadi gerakan bersama,” pungkas Agus.
Penulis : Ahmad
Editor : Zainul Arifin


















Komentar