Hari Otda 2026, Khofifah Tekankan Sinergi Pusat-Daerah Demi Pemerataan

Sabtu, 25 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri agenda peringatan Hari Otonomi Daerah di Surabaya, Sabtu (25/04/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri agenda peringatan Hari Otonomi Daerah di Surabaya, Sabtu (25/04/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 dimanfaatkan sebagai momentum strategis untuk memperkuat sinergi pusat dan daerah. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan, kolaborasi lintas level pemerintahan menjadi kunci percepatan pemerataan pembangunan dan peningkatan layanan publik.

Menurutnya, pemerintah daerah tidak hanya berperan sebagai pelaksana, tetapi juga ujung tombak keberhasilan agenda nasional, termasuk Asta Cita. Karena itu, penguatan koordinasi antara provinsi, kabupaten/kota, hingga pemerintah pusat dinilai mendesak.

“Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX ini harus kita maknai sebagai momentum memperkuat sinergitas dengan pemerintah kabupaten/kota dan pusat, agar agenda Asta Cita benar-benar bisa dirasakan masyarakat,” tegas Khofifah di Surabaya, Sabtu (25/4).

Ia menekankan, tantangan pembangunan saat ini tidak hanya soal pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pemerataan hasil pembangunan. Ketimpangan layanan publik, infrastruktur, dan kesejahteraan masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama.

“Pemerintah daerah memiliki posisi strategis karena langsung berhadapan dengan kebutuhan masyarakat. Maka kualitas pelayanan publik harus terus ditingkatkan, tidak boleh stagnan,” ujarnya.

Khofifah juga menegaskan komitmen Pemprov Jawa Timur dalam memperkuat desentralisasi yang selaras dengan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Upaya ini dilakukan melalui inovasi layanan, penguatan kapasitas aparatur, serta sinkronisasi kebijakan lintas sektor.

“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan kebijakan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, dengan semangat desentralisasi yang tetap dalam bingkai NKRI,” imbuhnya.

Secara historis, kebijakan otonomi daerah telah mengalami perjalanan panjang sejak era kolonial hingga reformasi. Regulasi terus diperbarui untuk memastikan kewenangan daerah mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih responsif dan efektif.

Menurut Khofifah, refleksi atas perjalanan tersebut penting agar kebijakan ke depan lebih adaptif terhadap dinamika sosial dan ekonomi.

“Esensi otonomi daerah adalah mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, evaluasi dan penguatan tata kelola harus terus dilakukan,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga akan menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah pada 27 April 2026 sebagai bagian dari penguatan komitmen bersama.

Di akhir pernyataannya, Khofifah mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi demi mendorong pemerataan pembangunan yang berkeadilan.

“Jika sinergi ini berjalan kuat, maka pemerataan pembangunan bukan sekadar target, tetapi bisa benar-benar dirasakan masyarakat di seluruh daerah,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru