JEMBER, RadarBangsa.co.id – Hari pertama Indonesia International Marching Competition (IJMC) 2026 berlangsung lancar di GOR PKPSO Kaliwates, Jember, Jumat (7/8). Ajang yang dijadwalkan berlangsung hingga 9 Agustus 2026 itu diawali dengan babak penyisihan (preliminaries) divisi junior yang diikuti 17 marching band pada kategori music battle.
Kegiatan pembuka tersebut dihadiri Ketua Panitia H. Tri Basuki bersama jajaran panitia penyelenggara. Babak penyisihan menjadi tahapan awal untuk mengukur kemampuan setiap peserta sebelum memasuki babak semifinal dan final.
H. Tri Basuki mengatakan, sebanyak 17 marching band tampil pada sesi pagi hari pertama. Penampilan mereka menjadi bagian dari proses penilaian awal untuk menentukan kelayakan melaju ke tahap berikutnya.
“Babak penyisihan pagi ini diikuti 17 marching band pada kategori music battle dan menjadi sarana untuk mengukur kemampuan peserta sebelum memasuki babak semifinal maupun final,” kata Tri Basuki.
Ia menjelaskan, IJMC 2026 merupakan agenda internasional yang menjadi bagian dari kegiatan Pemerintah Daerah dengan dukungan panitia penyelenggara serta Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI).
Tri Basuki berharap masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan hadir langsung menyaksikan pertandingan-pertandingan berikutnya yang diperkirakan berlangsung lebih kompetitif.
“Kami berharap masyarakat dapat memadati GOR PKPSO Kaliwates pada pertandingan-pertandingan berikutnya sebagai bentuk dukungan terhadap para peserta,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa sertifikasi yang diperoleh para atlet selama mengikuti kompetisi diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai salah satu jalur prestasi di sekolah. Menurutnya, hal itu sejalan dengan upaya pembinaan olahraga yang terus dikembangkan.
Usai babak penyisihan, Presiden Asian Marching Band Confederation yang juga bertugas sebagai juri asal Indonesia, Sahat Kurniawan Saiman, memberikan penilaian terhadap penampilan para peserta.
Menurut Sahat, babak prelim memiliki peran penting karena menjadi dasar pemeringkatan sebelum seluruh tim memasuki babak final.
“Babak prelim sangat penting karena menjadi dasar untuk menentukan pemeringkatan sebelum peserta tampil pada babak final,” jelas Sahat.
Ia menilai kualitas marching band yang tampil di IJMC 2026 cukup beragam. Sejumlah tim telah menunjukkan kemampuan yang memenuhi standar nasional bahkan internasional, sedangkan sebagian lainnya masih memerlukan peningkatan kualitas.
“Kami melihat ada tim yang sudah berada pada level nasional hingga internasional. Ada juga yang masih perlu meningkatkan kualitas sehingga ajang ini menjadi kesempatan untuk belajar dari tim-tim yang sudah berkembang,” ungkapnya.
Dalam proses penilaian, dewan juri memfokuskan perhatian pada tiga aspek utama, yakni kualitas musikalitas, kekompakan antarpemain, serta nilai hiburan atau showmanship yang ditampilkan setiap tim.
“Penilaian kami berfokus pada keharmonisan musik, kekompakan bermain bersama, dan unsur hiburan yang mampu ditampilkan setiap marching band,” pungkas Sahat.
IJMC 2026 akan berlanjut hingga 9 Agustus 2026 dengan rangkaian pertandingan pada berbagai kategori sebelum memasuki babak semifinal dan final untuk menentukan para juara.
Penulis : Herry
Editor : Zainul Arifin


















Komentar