Harlah ke-18 INSYA Bangkalan Meriah, Ulama Muda Jawa Timur Gus Iqdam Hadir

- Redaksi

Minggu, 14 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana khidmat puncak Harlah ke-18 Institut Agama Islam Syaichona Mohammad Cholil (INSYA) Bangkalan yang dirangkai dengan majelis sholawat bersama ribuan jemaah, Sabtu (13/9/2025) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Suasana khidmat puncak Harlah ke-18 Institut Agama Islam Syaichona Mohammad Cholil (INSYA) Bangkalan yang dirangkai dengan majelis sholawat bersama ribuan jemaah, Sabtu (13/9/2025) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANGKALA, RadarBangsa.co.id – Ribuan warga memadati Kampus Institut Agama Islam Syaichona Mohammad Cholil (INSYA) Bangkalan pada Sabtu (13/9/2025) malam. Puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-18 perguruan tinggi ini berlangsung meriah dengan menghadirkan ulama muda kharismatik, Gus Iqdam Kholid, pimpinan Majelis Sabilu Taubah, yang sukses menarik antusias jemaah dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, turut hadir memberikan selamat dan apresiasi. Menurutnya, keberadaan INSYA telah memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan sumber daya manusia di daerah.

“Kami berharap dengan harlah ke-18 ini, INSYA semakin maju dan terus melahirkan alumni yang unggul. Sejalan dengan tema ‘Bangun Sinergi, Tebar Inspirasi’, kami ingin INSYA dapat terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bangkalan untuk mendukung pembangunan daerah,” ujar Lukman.

Rektor INSYA, Fera Andriani Djakfar, menegaskan bahwa perayaan harlah tidak berhenti pada seremoni, tetapi juga momentum memperkuat peran kampus dalam melayani masyarakat.

Dalam kesempatan itu, INSYA meluncurkan sejumlah program baru, seperti Lembaga Bantuan Hukum (LBH), Halal Center, dan layanan terjemahan Arab–Indonesia gratis. Tak hanya itu, kampus juga menghadirkan Manajemen Pendampingan Lembaga Pendidikan guna membantu administrasi pesantren dan madrasah, serta membentuk Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA).

“INSYA hadir bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk memberi dampak positif bagi masyarakat luas. Bahkan, kami memperluas jejaring internasional dengan mengirim mahasiswa KKN/PPS-PKL ke Malaysia serta menjalin kolaborasi dengan Universitas Al-Azhar di Republik Indonesia,” jelas Fera.

Kehadiran Gus Iqdam menjadi magnet tersendiri dalam peringatan kali ini. Sosok yang dikenal dengan gaya dakwah menyejukkan tersebut membuat ribuan jemaah larut dalam suasana religius sekaligus penuh kegembiraan. Kehadiran masyarakat dari luar Bangkalan juga menegaskan bahwa INSYA semakin dikenal sebagai pusat pendidikan Islam yang berkembang pesat di Madura.

Puncak harlah ini menjadi momentum refleksi dan optimisme bagi INSYA. Program baru yang diluncurkan diharapkan semakin memperkuat kiprah kampus dalam mendukung pembangunan daerah, pendidikan pesantren, hingga membuka akses kolaborasi global.

“Semoga langkah-langkah yang kami tempuh dapat menjadi bukti nyata kontribusi INSYA, sekaligus menginspirasi masyarakat untuk terus bergerak bersama dalam membangun Bangkalan dan Jawa Timur,” pungkas Fera.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 17:54 WIB

Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi

Senin, 4 Mei 2026 - 11:41 WIB

May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Berita Terbaru