BANGKALA, RadarBangsa.co.id – Ribuan warga memadati Kampus Institut Agama Islam Syaichona Mohammad Cholil (INSYA) Bangkalan pada Sabtu (13/9/2025) malam. Puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-18 perguruan tinggi ini berlangsung meriah dengan menghadirkan ulama muda kharismatik, Gus Iqdam Kholid, pimpinan Majelis Sabilu Taubah, yang sukses menarik antusias jemaah dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, turut hadir memberikan selamat dan apresiasi. Menurutnya, keberadaan INSYA telah memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan sumber daya manusia di daerah.
“Kami berharap dengan harlah ke-18 ini, INSYA semakin maju dan terus melahirkan alumni yang unggul. Sejalan dengan tema ‘Bangun Sinergi, Tebar Inspirasi’, kami ingin INSYA dapat terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bangkalan untuk mendukung pembangunan daerah,” ujar Lukman.
Rektor INSYA, Fera Andriani Djakfar, menegaskan bahwa perayaan harlah tidak berhenti pada seremoni, tetapi juga momentum memperkuat peran kampus dalam melayani masyarakat.
Dalam kesempatan itu, INSYA meluncurkan sejumlah program baru, seperti Lembaga Bantuan Hukum (LBH), Halal Center, dan layanan terjemahan Arab–Indonesia gratis. Tak hanya itu, kampus juga menghadirkan Manajemen Pendampingan Lembaga Pendidikan guna membantu administrasi pesantren dan madrasah, serta membentuk Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA).
“INSYA hadir bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk memberi dampak positif bagi masyarakat luas. Bahkan, kami memperluas jejaring internasional dengan mengirim mahasiswa KKN/PPS-PKL ke Malaysia serta menjalin kolaborasi dengan Universitas Al-Azhar di Republik Indonesia,” jelas Fera.
Kehadiran Gus Iqdam menjadi magnet tersendiri dalam peringatan kali ini. Sosok yang dikenal dengan gaya dakwah menyejukkan tersebut membuat ribuan jemaah larut dalam suasana religius sekaligus penuh kegembiraan. Kehadiran masyarakat dari luar Bangkalan juga menegaskan bahwa INSYA semakin dikenal sebagai pusat pendidikan Islam yang berkembang pesat di Madura.
Puncak harlah ini menjadi momentum refleksi dan optimisme bagi INSYA. Program baru yang diluncurkan diharapkan semakin memperkuat kiprah kampus dalam mendukung pembangunan daerah, pendidikan pesantren, hingga membuka akses kolaborasi global.
“Semoga langkah-langkah yang kami tempuh dapat menjadi bukti nyata kontribusi INSYA, sekaligus menginspirasi masyarakat untuk terus bergerak bersama dalam membangun Bangkalan dan Jawa Timur,” pungkas Fera.
Lainnya:
- Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
- May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








