LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Respons cepat ditunjukkan Polsek Babat Polres Lamongan dalam menangani dampak cuaca ekstrem yang melanda Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Minggu (21/12/2025). Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan pohon berukuran besar tumbang dan mengganggu aktivitas masyarakat di dua titik strategis.
Peristiwa tersebut terjadi pada rentang waktu pukul 15.30 hingga 16.30 WIB. Intensitas hujan yang tinggi dan hembusan angin kencang memicu tumbangnya pohon di kawasan Simpang Tiga Mira Babat serta di dalam area Pasar Agrobis Desa Plaosan.
Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd membenarkan kejadian itu dan memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Curah hujan cukup tinggi disertai angin kencang menyebabkan pohon tumbang di dua lokasi. Salah satunya sempat menutup akses jalan di dalam Pasar Agrobis,” ujarnya.
Akibat kejadian tersebut, arus mobilitas warga dan pedagang di pasar sempat terganggu. Sejumlah lapak dan toko mengalami kerusakan ringan, khususnya pada bagian atap. Salah satu kios sayur dan buah impor dilaporkan terdampak langsung. Selain itu, sebuah sepeda motor yang terparkir tertimpa material pohon dan mengalami kerusakan di bagian belakang, dengan estimasi kerugian sekitar Rp1 juta.
Menindaklanjuti situasi tersebut, Kapolsek Babat KOMPOL Chakin Amrullah, S.H., M.H. bersama personel Polsek, stakeholder terkait, dan warga setempat segera melakukan pemotongan serta pembersihan pohon tumbang. Langkah cepat ini dilakukan untuk meminimalkan risiko lanjutan serta memulihkan aktivitas ekonomi dan lalu lintas warga.
“Berkat sinergi di lapangan, evakuasi berhasil diselesaikan sekitar pukul 16.15 WIB dan akses jalan kembali normal,” kata Hamzaid. Selama proses evakuasi, kondisi keamanan terpantau kondusif dan arus lalu lintas tetap terkendali meski hujan masih berlangsung.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem. Warga diminta menghindari berteduh di bawah pohon besar, baliho, atau bangunan rawan roboh, serta segera melapor ke pihak berwenang apabila menemukan situasi yang membahayakan keselamatan umum.
Penutup ini menegaskan pentingnya kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi cuaca ekstrem yang diprediksi masih berpotensi terjadi di wilayah Lamongan.
Lainnya:
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
- Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
- Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








