HUT 242 Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Pesan Toleransi dan Dampak Ekonomi Jadi Sorotan

Minggu, 19 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menghadiri HUT ke-242 Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Sabtu (18/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menghadiri HUT ke-242 Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Sabtu (18/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id — Perayaan HUT ke-242 Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi berlangsung meriah, Sabtu malam (18/4/2026). Momentum keagamaan ini tidak hanya memperkuat toleransi antarumat, tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi pedagang kecil dan pelaku UMKM di sekitar kawasan klenteng.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani hadir dalam perayaan tersebut dan disambut atraksi barongsai. Ratusan umat Tri Dharma dari berbagai daerah seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Bali, hingga NTB turut memadati lokasi acara.

Dalam sambutannya, Ipuk menegaskan pentingnya menjaga harmoni di tengah masyarakat yang majemuk. Menurutnya, kerukunan sosial menjadi fondasi utama bagi stabilitas daerah dan kesejahteraan warga.

“Bahwa harmoni adalah nilai paling utama. Makna ini mengajarkan kita semua bahwa dalam perbedaan keyakinan dan budaya, yang harus dijaga adalah harmoni,” kata Ipuk.

Ia menambahkan, suasana damai akan membuka ruang pembangunan yang lebih baik, termasuk pelayanan publik, pertumbuhan ekonomi, dan rasa aman di tengah masyarakat. Karena itu, nilai toleransi perlu terus dirawat bersama.

“Semoga doa-doa yang dipanjatkan dalam kegiatan ini membawa keberkahan, kedamaian, dan kemakmuran bagi Banyuwangi,” ujarnya.

Selain aspek sosial, pemerintah daerah juga mendorong agar kegiatan besar seperti ini berdampak langsung ke ekonomi rakyat. Kehadiran ratusan tamu dari luar daerah dinilai menjadi peluang bagi pedagang makanan, transportasi lokal, hingga usaha kecil di sekitar lokasi.

Ketua TITD Hoo Tong Bio Banyuwangi, Sylvia Ekawati, menyampaikan perayaan tahun ini berjalan lancar berkat dukungan banyak pihak. Menurutnya, gotong royong menjadi kunci keberlangsungan klenteng sebagai ruang ibadah sekaligus ruang kebersamaan.

“Sinergi dan gotong royong kita adalah kunci eksistensi klenteng ini. Perayaan ini merupakan momentum untuk meningkatkan rasa syukur serta mempererat tali persaudaraan atas bimbingan para Dewa-Dewi,” ungkap Sylvia.

Tahun ini, perayaan mengusung konsep “euni kimsin”, yakni setiap klenteng yang hadir membawa rupang atau patung dewa-dewi masing-masing menuju altar Yang Mulia Kongco Tan Hu Cin Jin. Delapan klenteng dari berbagai wilayah Indonesia ikut berpartisipasi.

Konsep tersebut dinilai memperkuat jejaring antarumat sekaligus menjaga tradisi lintas generasi. Bagi Banyuwangi, kegiatan budaya dan keagamaan seperti ini juga mempertegas citra daerah yang terbuka, toleran, dan ramah bagi semua kalangan.

“Saya berharap klenteng ini terus menjadi rumah yang teduh bagi umat, pusat pelestarian tradisi, dan wadah menebar kebajikan di tengah masyarakat,” tutup Sylvia.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi
Gus Iqdam di Pasuruan: Serukan Ilmu, Akhlak, dan Sedekah
Paripurna, Fraksi Golkar DPRD Ngawi Soroti Defisit RAPBD 2027, Usulkan Stadion Baru Berkapasitas 40.000 Penonton
HKG PKK ke-54, Luthfiana Lukman Hakim Perkuat Peran Keluarga di Bangkalan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:36

PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47

PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:31

DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Berita Terbaru