Ipuk Ajak BPD Banyuwangi Selaraskan Program Desa dengan Arah Pembangunan Daerah

Jumat, 17 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menghadiri forum pertemuan BPD se-Banyuwangi bertajuk Gesah Desa di Pelinggihan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kamis (16/10/2025) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menghadiri forum pertemuan BPD se-Banyuwangi bertajuk Gesah Desa di Pelinggihan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kamis (16/10/2025) (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mendorong peran aktif Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam mengawal pembangunan desa agar sejalan dengan arah kebijakan daerah dan nasional. Pesan itu disampaikan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat menghadiri forum pertemuan BPD se-Banyuwangi bertajuk Gesah Desa yang digelar di Pelinggihan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kamis (16/10/2025).

Dalam forum yang diikuti ratusan anggota BPD dari berbagai kecamatan, Ipuk menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, kabupaten, hingga pusat. Menurutnya, BPD memiliki peran strategis dalam memastikan kebijakan di tingkat desa sejalan dengan program pembangunan nasional dan daerah.

“Dengan dukungan besar dari pemerintah pusat melalui transfer dana desa langsung ke rekening desa, saya berharap BPD ikut mengawal pelaksanaan program agar tepat sasaran dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” kata Ipuk.

Bupati menambahkan, desa merupakan ujung tombak pembangunan. Karena itu, keberhasilan pembangunan nasional juga ditentukan oleh kinerja desa dalam mengelola anggaran dan program. Ia meminta agar BPD tak sekadar menjadi pengawas formalitas, tetapi juga mitra aktif pemerintah desa dalam merencanakan dan mengawasi program.

“Daerah harus selaras dengan pusat, begitu juga desa. BPD perlu memastikan agar setiap kebijakan desa tidak berjalan sendiri, tapi sinkron dengan arah kebijakan daerah,” ujar Ipuk.

Dalam kesempatan itu, Ipuk juga menyinggung tantangan ke depan terkait rencana pengurangan dana transfer ke daerah (TKD) pada tahun 2026. Ia berharap BPD dapat membantu menjelaskan situasi ini kepada masyarakat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman ketika ada program desa yang belum bisa berjalan optimal.

“BPD adalah representasi masyarakat desa. Mereka punya peran penting untuk membantu sosialisasi dan menjaga komunikasi antara pemerintah dan warga,” tambahnya.

Selain memperkuat koordinasi, forum Gesah Desa ini juga menjadi ajang mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan BPD. Pertemuan tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah serta diisi sesi diskusi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

Ketua Asosiasi BPD Banyuwangi, Rudi Hartono Latif, menyebut forum ini menjadi ruang penting bagi BPD untuk memperbarui pemahaman tentang arah kebijakan pembangunan dan tata kelola desa yang baik.

“Masih banyak persoalan di desa, terutama dalam pelaksanaan dan tata kelola. Karena itu, melalui forum diskusi ini kami saling menguatkan dan merefresh pemahaman agar bisa lebih selaras dengan arah pembangunan daerah,” kata Rudi.

Diskusi juga membahas isu-isu strategis seperti efisiensi anggaran desa, penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), hingga dukungan terhadap program prioritas nasional seperti Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan ketahanan pangan.

“Forum ini bukan sekadar pertemuan, tapi momentum bagi BPD untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan desa yang mandiri dan berdaya,” ujar Rudi.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru