KAI Daop 9 Jember Percantik Stasiun Banyuwangi, Penumpang Kian Tumbuh

Jumat, 17 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pekerja tengah melakukan renovasi di area peron Stasiun Ketapang, Banyuwangi (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pekerja tengah melakukan renovasi di area peron Stasiun Ketapang, Banyuwangi (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember tengah melakukan renovasi besar-besaran di tiga stasiun wilayah Banyuwangi, yakni Stasiun Ketapang, Banyuwangi Kota, dan Kalisetail. Renovasi ini tak hanya bertujuan meningkatkan kenyamanan penumpang, tapi juga menghadirkan identitas budaya lokal lewat desain bernuansa adat Osing, suku asli Banyuwangi.

Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan peningkatan jumlah penumpang menjadi salah satu alasan renovasi dilakukan. “Penumpang di tiga stasiun tersebut terus meningkat, terutama menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru. Renovasi ini diharapkan membuat pengguna lebih nyaman sekaligus memperkuat ciri khas lokal Banyuwangi,” ujarnya, Kamis (16/10/2025).

Data triwulan III tahun 2025 menunjukkan, Stasiun Jember masih menjadi yang tertinggi dalam jumlah penumpang di wilayah Daop 9. Namun posisi berikutnya ditempati Stasiun Banyuwangi Kota, Ketapang, dan Kalisetail. Jika tiga stasiun ini digabung, total penumpangnya justru mengungguli Jember.

“Renovasi paling banyak dilakukan di Stasiun Ketapang. Fasad bangunan dibuat dengan sentuhan adat Osing seperti di Stasiun Banyuwangi Kota,” jelas Cahyo. Pekerjaan di Ketapang meliputi area hall utama, ruang boarding, dan jogging track di sisi utara. Proyek ini dimulai sejak Juli 2025 dan ditargetkan selesai Desember 2025, agar bisa digunakan optimal pada masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2026.

Sementara itu, Stasiun Banyuwangi Kota tengah mengalami renovasi peninggian atap bangunan lama agar selaras dengan desain modern. “Kami juga meninggikan peron dan memperbarui atap agar lebih serasi. Targetnya rampung pada Maret 2026,” tambah Cahyo.

Adapun di Stasiun Kalisetail, KAI menata ulang pintu masuk, area parkir, serta menambah musala dan tenant baru. Pertumbuhan penumpang di Kalisetail juga signifikan, dari 1.500 orang per hari pada 2024 menjadi 2.500 pada 2025.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyambut positif langkah KAI tersebut. Ia menilai renovasi bernuansa adat Osing sejalan dengan visi pemerintah daerah yang ingin menjadikan ruang publik sebagai tempat beraktivitas sekaligus sarana pelestarian budaya.

“Stasiun bukan sekadar tempat naik turun penumpang, tapi juga ruang interaksi sosial dan simbol identitas Banyuwangi. Dengan mengangkat budaya lokal, masyarakat bisa merasa lebih memiliki,” kata Ipuk.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Berita Terbaru