Jalur Nasional Lumpuh, Polres Trenggalek Nekat Terobos Banjir Demi Bantu Warga

Selasa, 20 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

  Petugas Satlantas Polres Trenggalek membantu warga dan mengatur lalu lintas saat banjir melanda jalur nasional Trenggalek-Tulungagung (ist)

Petugas Satlantas Polres Trenggalek membantu warga dan mengatur lalu lintas saat banjir melanda jalur nasional Trenggalek-Tulungagung (ist)

TRENGGALEK, RadarBangsa.co.id — Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Trenggalek bergerak cepat dalam merespons bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Trenggalek.

Berbagai langkah dilakukan guna membantu proses evakuasi serta menjamin kelancaran arus lalu lintas, terutama di jalur utama Trenggalek-Tulungagung.

Selain menerjunkan personel untuk membantu evakuasi korban longsor, Polres Trenggalek juga menurunkan anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) untuk melakukan pengamanan dan pemantauan di sejumlah titik rawan, khususnya di ruas jalan nasional yang tergenang banjir, Senin (20/5/2025).

Tidak hanya melakukan pengaturan lalu lintas, para petugas juga terjun langsung membantu mendorong kendaraan warga yang mogok akibat genangan air.

Bahkan, beberapa kendaraan turut diantar hingga ke bengkel terdekat agar bisa segera diperbaiki.

Di tengah upaya pengamanan, Satlantas Polres Trenggalek juga menunjukkan kepedulian sosial dengan membagikan nasi bungkus kepada warga terdampak banjir, khususnya di sekitar area Jembatan Dawung, Desa Bendorejo, Kecamatan Pogalan.

Kasatlantas Polres Trenggalek AKP Agus Prayitno, S.H., mewakili Kapolres AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa jalan nasional Trenggalek-Tulungagung merupakan jalur vital dengan intensitas lalu lintas yang tinggi.

“Kami melakukan pemantauan sekaligus membantu pengendara semaksimal mungkin untuk mengurangi kemacetan. Hingga pukul 10.00 WIB masih ada genangan air di beberapa titik,” ujarnya.

Meskipun sejumlah titik sudah mulai surut, genangan air yang cukup tinggi tetap menyebabkan gangguan lalu lintas.

Banyak kendaraan terpaksa berhenti atau mengalami mogok karena nekat melintasi genangan.

“Kami imbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati saat berkendara, terutama di jalur rawan banjir,” pungkasnya.

Penulis : Ardi

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:13

Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga

Rabu, 16 September 2026 - 18:03

Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Berita Terbaru