Jangan Coba-Coba, Polresta Mojokerto Sisir Kawasan Rawan Kriminal

- Redaksi

Sabtu, 10 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polres Mojokerto Kota gelar razia premanisme dini hari (ist)

Petugas Polres Mojokerto Kota gelar razia premanisme dini hari (ist)

KOTA MOJOKERTO, RadarBangsa.co.id — Dalam rangka meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat, Polres Mojokerto Kota menggelar razia senjata api, senjata tajam, serta barang berbahaya lainnya di sejumlah titik strategis, Sabtu (10/5/2025) dini hari.

Razia yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Mojokerto Kota, Kompol Suwarno, ini dilaksanakan di kawasan Simpang PMI dan Pos Jembatan Utara Gajah Mada, Kota Mojokerto.

Kompol Suwarno menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan kepolisian dalam memberantas aksi kriminalitas, termasuk pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta praktik premanisme.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi terpadu dalam menekan aksi premanisme dan kriminalitas jalanan, terutama di kawasan rawan seperti terminal, pasar, dan pusat keramaian lainnya,” ujar Suwarno kepada wartawan.

Menurutnya, kepolisian terus berkomitmen untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota.

Dalam kegiatan razia tersebut, petugas memeriksa barang bawaan para pengguna jalan, termasuk pengendara roda dua dan roda empat. Fokus pemeriksaan meliputi keberadaan senjata tajam, senjata api, serta bahan-bahan berbahaya yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

Selain pemeriksaan, jajaran Polres Mojokerto Kota juga memberikan imbauan langsung kepada masyarakat agar tidak membawa senjata tajam, terutama yang tidak memiliki alasan yang sah atau berkaitan dengan profesi.

“Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari ketakutan,” kata Suwarno.

Lainnya:

Penulis : Hardi

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:19 WIB

BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terbaru