Jargas Mulai Beroperasi di Sidoarjo, Pengeluaran Gas Rumah Tangga Bisa Hemat 40 Persen

Jumat, 18 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pengoperasian jargas di Desa Kalipecabean, Kecamatan Candi, Sidoarjo, Jumat (18/9/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

Pengoperasian jargas di Desa Kalipecabean, Kecamatan Candi, Sidoarjo, Jumat (18/9/2026). (Dok. Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id — Jaringan gas bumi (jargas) mulai digunakan warga di Kabupaten Sidoarjo setelah diresmikan di Desa Kalipecabean, Kecamatan Candi, Jumat (18/9/2026).

Hingga kini, Sidoarjo mendapatkan 7.223 sambungan rumah (SR) melalui program pemerintah pusat yang menyasar warga di Kecamatan Waru dan Candi.

Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan penggunaan jargas dapat menekan pengeluaran rumah tangga untuk kebutuhan gas. Rumah tangga yang sebelumnya membeli sekitar tiga tabung LPG dalam sebulan mengeluarkan Rp60 ribu hingga Rp65 ribu. Dengan jargas, biaya tersebut sekitar Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per bulan.

“Berarti, dengan menggunakan jargas ini bisa irit hingga 40 persen. Jadi, kami berharap terus dilanjutkan karena program ini untuk kerakyatan, program yang berdampak langsung kepada rakyat,” ujar Subandi.

Penghematan serupa dirasakan Linda, warga Desa Kalipecabean. Kepada Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia Dudung Abdurachman, Linda menceritakan pengeluaran rumah tangganya yang sebelumnya sekitar Rp70 ribu per bulan untuk tiga tabung LPG 3 kilogram.

Setelah menggunakan jargas, pengeluarannya turun menjadi sekitar Rp40 ribu hingga Rp45 ribu per bulan.

“Sekarang, dengan adanya jaringan gas, irit sampai setengahnya,” ujar Linda.

Dalam kegiatan tersebut, Dudung meminta PT Perusahaan Gas Negara (PGN) menjaga keandalan pasokan dan kualitas pelayanan seiring bertambahnya jumlah pelanggan.

Ia juga mengingatkan penerima manfaat bahwa pemasangan jaringan jargas ke rumah dilakukan tanpa biaya.

“Pemasangan jaringan pipa itu gratis dan tanpa biaya. Kalau ada oknum yang memanfaatkan situasi ini, segera dilaporkan,” tegasnya.

Program jargas Sidoarjo merupakan bagian dari pembangunan jaringan gas rumah tangga pemerintah pusat. Subandi berharap program tersebut terus diperluas agar semakin banyak keluarga memperoleh akses energi yang lebih terjangkau.

“Ini program yang berdampak langsung kepada rakyat,” katanya.

Penulis : Tom

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan
Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak
PAPDESI Kendal Berharap Siltap Kades dan Perangkat Desa Tetap Dipertahankan
PIWK Sidoarjo Dikebut, Subandi Minta Jalan Rusak Segera Ditangani
DPRD Kabupaten Pasuruan Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Senin, 2 November 2026 - 06:05

24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan

Senin, 2 November 2026 - 01:29

Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 23:43

SMK Muhammadiyah 3 Weleri Bentuk Siswa Disiplin dan Peduli Lingkungan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:38

Bupati Bangkalan Dorong Kader Kesehatan Perkuat Pendampingan Ibu dan Anak

Berita Terbaru