Jawa Timur Membara, Senator Anggota DPD RI Lia Istifhama Tetap Aktif Serap Aspirasi di Tengah Cuaca Ekstrem

- Redaksi

Minggu, 19 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI  Lia Istifhama  (Dok Foto Pribadi)

Anggota DPD RI Lia Istifhama (Dok Foto Pribadi)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Jawa Timur tengah dilanda gelombang panas ekstrem. Dalam sepekan terakhir, suhu udara di sejumlah wilayah dilaporkan melonjak tajam hingga mendekati 43 derajat Celcius. Fenomena ini membuat aktivitas warga berkurang drastis, jalanan lengang, dan sejumlah daerah melaporkan peningkatan kasus dehidrasi ringan.

Namun, di tengah sengatan matahari yang kian menyengat, Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, justru tetap menunjukkan semangatnya untuk turun ke masyarakat. Tokoh perempuan yang akrab disapa Ning Lia itu terlihat aktif menghadiri sejumlah agenda sosial di Surabaya pada Sabtu (18/10/2025).

“Bismillah, kita harus tetap bergerak, meskipun cuaca sangat panas,” ujarnya dengan senyum khas saat ditemui di sela kegiatan. Lia tampak santai dalam balutan busana kasual dan kacamata hitam andalannya, namun tetap fokus mendengarkan aspirasi masyarakat.

Fenomena cuaca ekstrem yang melanda Indonesia, termasuk Jawa Timur, disebut sebagai dampak pemanasan global dan perubahan iklim yang semakin terasa nyata. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas luar ruangan pada siang hari, memperbanyak asupan air putih, dan mengenakan pelindung tubuh.

Bagi Lia Istifhama, panas ekstrem bukan sekadar tantangan fisik, tapi juga ujian mental dan spiritual. Ia menilai, pemimpin dan tokoh publik harus tetap menjadi contoh ketangguhan di masa sulit.

“Cuaca panas ini bukan alasan untuk berhenti bergerak. Justru di tengah kondisi sulit, semangat harus tetap menyala. Perubahan besar dimulai dari langkah kecil tapi konsisten,” tutur Lia dengan nada penuh keyakinan.

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara kepedulian terhadap lingkungan dan tanggung jawab sosial. Menurutnya, perubahan iklim harus menjadi momentum bagi semua pihak untuk beradaptasi dan memperkuat solidaritas sosial.

“Semoga ini jadi pengingat bagi kita semua, bahwa bumi butuh tindakan nyata, bukan sekadar keluhan,” imbuhnya.

Di tengah suhu yang membakar, sikap tenang dan optimisme Lia Istifhama menjadi simbol semangat baru bagi masyarakat Jawa Timur untuk tetap produktif, tanpa kehilangan kepedulian terhadap sesama.

“Bismillah, selama masih diberi sehat, kita terus bergerak menyerap aspirasi masyarakat,” pungkasnya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah
Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M
Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober
Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan
2.956 Jamaah Haji Dilepas, Bupati Jember Ingatkan Ancaman Fisik di Tanah Suci
Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:32 WIB

DPRD Musi Rawas Gaspol 4 Raperda Krusial Dibahas, Dari Tata Ruang hingga Ketertiban Daerah

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:06 WIB

Banjir Sidoarjo Tak Kunjung Usai, Pemkab Gandeng BNPB Gaspol Rp209 M

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:00 WIB

Sidoarjo Hapus Denda Pajak 2026, Warga Dikejar Deadline Oktober

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:52 WIB

Jalan Rusak Kencong Disorot, Bupati Jember Turun Tangan Kejar Perbaikan

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:45 WIB

2.956 Jamaah Haji Dilepas, Bupati Jember Ingatkan Ancaman Fisik di Tanah Suci

Berita Terbaru