Jumat Curhat Polres Lamongan: Warga Bahas Kesiapsiagaan Bencana Musim Hujan

- Redaksi

Sabtu, 13 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertemuan Jumat Curhat Polres Lamongan menghadirkan BPBD untuk membahas mitigasi bencana bersama warga. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Pertemuan Jumat Curhat Polres Lamongan menghadirkan BPBD untuk membahas mitigasi bencana bersama warga. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Polres Lamongan kembali menggelar program Jumat Curhat sebagai sarana komunikasi langsung antara aparat kepolisian dan masyarakat, dengan fokus pembahasan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem pada musim hujan. Agenda kali ini berlangsung di Warung Ketua Coffee, Jalan KH. Ahmad Dahlan, Kelurahan Jetis, serta menghadirkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan sebagai pemateri utama,Jumat (12/12)

Forum tersebut diarahkan untuk menggali laporan, keluhan, dan kebutuhan masyarakat terkait ancaman hidrometeorologi yang belakangan semakin sering terjadi. Polres Lamongan menegaskan bahwa pendekatan dialog terbuka ini menjadi kanal penting untuk mengumpulkan informasi lapangan dan menentukan langkah mitigasi bersama.

“Kami membuka ruang diskusi bagi masyarakat terkait problematika musim hujan tahun ini. Tema yang kami angkat adalah penanggulangan bencana, sehingga segala masukan masyarakat akan kami tampung dan bahas bersama,” ujar perwakilan KBO Satintelkam Polres Lamongan dalam pertemuan itu.

BPBD Lamongan menyambut baik sinergi tersebut dan menilai bahwa edukasi publik menjadi prioritas utama, terutama mengingat kejadian angin kencang beberapa pekan terakhir yang menyebabkan pohon tumbang dan kerusakan rumah di sejumlah titik. “Terima kasih atas kegiatan ini. Kita hadir untuk memberikan wawasan kepada masyarakat agar selalu berhati-hati saat beraktivitas, terutama ketika hujan disertai angin,” kata perwakilan BPBD.

Warga memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan persoalan yang kerap muncul setiap musim hujan. Salah satu peserta mempertanyakan prosedur pelaporan cepat apabila terjadi pohon tumbang di jalan raya, yang menurutnya sering terjadi ketika hujan lebat mengguyur wilayah kota. Warga lain mengeluhkan genangan air rutin di kawasan Jalan KH. Ahmad Dahlan dan mengusulkan normalisasi drainase di bawah trotoar untuk mempercepat aliran air.

Menjawab hal itu, Polres Lamongan menegaskan bahwa layanan hotline 110 aktif 24 jam. “Silakan manfaatkan layanan tersebut untuk melaporkan kejadian, termasuk pohon tumbang. Kami akan langsung menindaklanjuti dan berkoordinasi dengan BPBD,” jelas perwakilan Polres.

BPBD menambahkan bahwa mereka juga memiliki layanan pelaporan cepat melalui nomor hotline 085607497377 dan 081252055572. “Petugas kami selalu siap jika terjadi keadaan darurat. Warga juga bisa melapor melalui perangkat desa yang akan meneruskan kepada kami,” ujar petugas BPBD.

Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd, secara terpisah mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kondusivitas lingkungan. “Kita mengingatkan bahwa Polres Lamongan telah menggelar Apel Kesiapan Bencana Hidrometeorologi pada 17 November 2025 sebagai langkah antisipasi terpadu,”himbaunya.

Kegiatan Jumat Curhat ini memperkuat kolaborasi masyarakat, kepolisian, dan pemerintah daerah dalam menghadapi dinamika cuaca ekstrem yang berpotensi mengganggu aktivitas warga.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:19 WIB

BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terbaru