Kabar Terkini! Dua Titik Jalur Lingkar Utara Lamongan Akan Dipasangi Traffic Light Baru

Selasa, 23 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jalur Lingkar Utara (JLU) Lamongan ditutup sementara untuk pemasangan dua traffic light baru di simpang Kaliotik dan Balun, Selasa (23/9/2025). (Dok Foto Ho/RadarBangsa.co.id)

Jalur Lingkar Utara (JLU) Lamongan ditutup sementara untuk pemasangan dua traffic light baru di simpang Kaliotik dan Balun, Selasa (23/9/2025). (Dok Foto Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan memastikan penambahan dua unit traffic light atau Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) di simpang perempatan Kaliotik dan Balun. Pemasangan lampu lalu lintas ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan pengguna jalan serta memperlancar arus kendaraan di Jalur Lingkar Utara (JLU) Lamongan.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, pemasangan APILL menjadi bagian dari evaluasi sejak jalur ini resmi dibuka pada Agustus 2025 lalu. Menurutnya, JLU dirancang sebagai solusi mengurai kepadatan di kawasan perkotaan, khususnya di Jalan Jaksa Agung Suprapto dan Jalan Panglima Sudirman. “Sejak diaktifkan dan dibuka untuk umum, JLU memang masih terus dievaluasi. Pemasangan APILL ini dilakukan agar kualitas keamanan bagi pengguna jalan semakin meningkat,” ujar Bupati yang akrab disapa Pak Yes, saat meninjau pembangunan fondasi APILL di simpang Balun, Selasa (23/9/2025).

Jalur Lingkar Utara Lamongan memiliki panjang sekitar 7,15 kilometer, membentang dari Desa Rejosari, Kecamatan Deket hingga Desa Plosowahyu, Kecamatan Lamongan. Sebelum rencana penambahan dua APILL ini, sudah ada tiga titik lampu lalu lintas terpasang, yakni di pintu barat, pintu timur, dan kawasan Deket.

Saat ini, JLU ditutup sementara selama proses pembangunan dua traffic light baru. Pemerintah memastikan jalur tersebut akan kembali dibuka setelah pemasangan rampung. “Semua dilakukan untuk kepentingan masyarakat. Kami ingin jalur ini bukan hanya cepat dan efisien, tapi juga aman,” tambah Pak Yes.

Sementara itu, perwakilan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim–Bali, Arfian Zanuardi, menegaskan bahwa pengkajian JLU masih akan terus dilakukan. Menurutnya, jalur strategis ini membutuhkan penyesuaian berkelanjutan agar manfaatnya maksimal. “Harapannya ke depan, penyempurnaan JLU dilakukan secara bertahap. Tidak hanya kondisi badan jalan, tetapi juga penerangan dan kelengkapan APILL,” jelas Arfian.

Keberadaan JLU Lamongan memang dinilai penting untuk menunjang mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas perekonomian daerah. Dengan terhubungnya jalur tersebut, arus kendaraan dari arah Gresik, Tuban, dan Bojonegoro menuju kawasan Lamongan kota dapat lebih lancar tanpa menimbulkan penumpukan di pusat kota.

Langkah pemerintah memperbaiki fasilitas keselamatan lalu lintas ini sekaligus menjadi jawaban atas harapan masyarakat yang menginginkan JLU lebih optimal dan ramah pengguna. Seiring penyempurnaan infrastruktur, jalur alternatif ini diprediksi akan semakin vital sebagai jalur penyangga transportasi regional.

“Penyesuaian ini adalah proses berkelanjutan. Semakin cepat diselesaikan, semakin besar manfaat yang dirasakan warga,” pungkas Bupati Yuhronur Efendi.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru