Kapolda Riau dan Pangdam Turun Padamkan Karhutla Kerumutan

Kamis, 20 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Riau dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai turun langsung memimpin pemadaman Karhutla di Kerumutan, Pelalawan, Kamis (20/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kapolda Riau dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai turun langsung memimpin pemadaman Karhutla di Kerumutan, Pelalawan, Kamis (20/8/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PEKANBARU, RadarBangsa.co.id – Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan dan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen Agus Hadi Waluyo turun langsung ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Kamis (20/8/2026). Bersama Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, keduanya memimpin operasi pemadaman di wilayah yang menjadi perhatian utama penanganan Karhutla di Riau.

Operasi diawali patroli udara bersama Kalaksa BPBD Riau Edy Afrizal. Dari udara, tim memetakan sebaran titik panas untuk menentukan lokasi yang menjadi prioritas penanganan.

Setelah tiba di lokasi, tim gabungan langsung bergerak melakukan pemadaman dari darat. Personel Polres Pelalawan, Kodim, BPBD, Manggala Agni, TNI, Pemkab Pelalawan yang dipimpin Bupati Zukri Misran, serta Kapolsek Kerumutan Iptu Budi Santoso ikut dalam operasi tersebut.

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menekankan pentingnya kecepatan dalam menangani titik api. Menurutnya, pemantauan dari udara harus segera ditindaklanjuti dengan penanganan langsung di lapangan agar api tidak kembali menyala.

“Dari udara kita lihat sebaran api. Tapi kunci ada di darat. Begitu ada api harus cepat dipadamkan dan dipastikan tidak hidup lagi. Karhutla ini tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen Agus Hadi Waluyo mengatakan penanganan Karhutla membutuhkan kerja bersama seluruh unsur. Kehadiran pimpinan di lapangan, menurutnya, untuk memastikan dukungan terhadap personel yang bertugas dalam kondisi panas dan asap.

“Personel kita bekerja di tengah panas dan asap. Kehadiran pimpinan untuk memastikan dukungan penuh sampai api benar-benar padam,” katanya.

Kalaksa BPBD Riau Edy Afrizal menjelaskan patroli udara membantu tim menentukan skala prioritas dalam penanganan kebakaran. Setelah proses pemadaman, personel melakukan pendinginan untuk mencegah munculnya kembali titik api.

Penanganan Karhutla di Kerumutan juga diikuti dengan penguatan patroli, edukasi kepada masyarakat, serta penegakan hukum terhadap pihak yang melakukan pembakaran lahan. Langkah tersebut dilakukan Polda Riau bersama TNI dan instansi terkait sebagai bagian dari upaya mencegah kebakaran kembali terjadi.

Penulis : MMd

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Diduga Kejang Saat Mengemudi, Mobil Tabrak 3 Motor dan Ambulans di Lamongan
Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya
Ruko UD Asterpal di Gempol Ludes Terbakar, Kerugian Rp320 Juta
Selamat dari Kebakaran Kapal, 5 Penari Tetap Ingin Tampil di Gandrung Sewu
Dua Kebakaran Lahan di Kedungpring Lamongan, Ini Dugaan Pemicunya
Bendahara II KONI Kendal MRS Ditahan, Diduga Selewengkan Dana Rp798 Juta
Karhutla Jember Mulai Mereda, Perhutani Ingatkan Bahaya Bakar Hutan
Xenia Terbakar Usai Isi Pertalite di Sampang, Dua Orang Luka

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:51

Diduga Kejang Saat Mengemudi, Mobil Tabrak 3 Motor dan Ambulans di Lamongan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:12

Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:04

Ruko UD Asterpal di Gempol Ludes Terbakar, Kerugian Rp320 Juta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:43

Selamat dari Kebakaran Kapal, 5 Penari Tetap Ingin Tampil di Gandrung Sewu

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:21

Dua Kebakaran Lahan di Kedungpring Lamongan, Ini Dugaan Pemicunya

Berita Terbaru