Kapolres Asahan Pimpin Pemusnahan 654 Gram Ganja, 771 Gram Ketamin dan 132 Butir Ekstasi

Rabu, 25 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani saat pemusnahan barang bukti narkotika, Selasa (24/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani saat pemusnahan barang bukti narkotika, Selasa (24/2/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

ASAHAN, RadarBangsa.co.id – Polres Asahan memusnahkan ratusan gram narkotika jenis ganja, ketamin, dan pil ekstasi hasil pengungkapan tiga kasus berbeda sepanjang Januari–Februari 2026. Pemusnahan digelar di halaman Mapolres Asahan, Selasa (24/2/2026), sebagai bentuk transparansi penegakan hukum dan komitmen pemberantasan peredaran narkoba di wilayah hukum setempat.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Asahan Revi Nurvelani dan dihadiri perwakilan BNNK Asahan, Kejaksaan Negeri Asahan, Pengadilan Negeri Kisaran, serta jajaran Satres Narkoba Polres Asahan.

Dalam keterangannya, AKBP Revi Nurvelani menjelaskan bahwa total barang bukti yang dimusnahkan terdiri atas ganja seberat 654,55 gram, ketamin 771,72 gram, dan 132 butir pil ekstasi dengan berat bruto 46,2 gram. Seluruh barang bukti tersebut merupakan hasil pengungkapan tiga laporan polisi dengan tiga tersangka laki-laki yang kini masih menjalani proses penyidikan.

“Barang bukti ini berasal dari pengungkapan kasus ganja pada awal Januari, kasus ketamin pertengahan Januari, serta kasus ekstasi pada Februari 2026. Semua telah melalui proses pemeriksaan laboratorium dan penyisihan untuk pembuktian di persidangan,” ujar Kapolres.

Ia menegaskan, sebelum dimusnahkan, barang bukti terlebih dahulu diuji keasliannya dan didokumentasikan sesuai prosedur hukum acara pidana. Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar dan dilarutkan, disaksikan unsur penegak hukum guna memastikan akuntabilitas.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mencegah penyalahgunaan barang bukti sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. “Ini bagian dari komitmen kami menjalankan prinsip Presisi dalam pemberantasan narkotika,” tegasnya.

Secara umum, peredaran narkoba masih menjadi tantangan serius di wilayah Sumatera Utara, termasuk Kabupaten Asahan. Modus operandi yang digunakan pelaku kerap memanfaatkan jaringan lintas daerah dan sistem distribusi terselubung. Oleh karena itu, Polres Asahan mengintensifkan patroli siber, pengembangan jaringan, serta kerja sama lintas lembaga.

Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif melaporkan dugaan peredaran narkotika di lingkungan masing-masing. “Kami membuka ruang partisipasi publik. Informasi sekecil apa pun sangat membantu upaya penindakan,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa dampak narkoba tidak hanya menyasar individu, tetapi juga merusak ketahanan keluarga dan stabilitas sosial. “Jangan tergiur keuntungan sesaat. Risiko hukumnya berat dan dampaknya luas bagi masa depan generasi muda,” pungkasnya.

Dengan pemusnahan ini, Polres Asahan menegaskan komitmennya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sepanjang 2026, sekaligus mempersempit ruang gerak jaringan peredaran narkotika di daerah tersebut.

Penulis : Dicky

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui
Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora
Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan
Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan
Pengoplosan LPG Subsidi di Pasuruan Terbongkar, 8 Orang Jadi Tersangka
Pengeroyokan Remaja di Lamongan, 5 Terduga Pelaku Diamankan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:03

Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:44

Polisi Ungkap Pencurian Dana BNI Rp42,05 Juta di Ukui

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:27

Truk Hilang di Paciran, Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Blora

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:28

Cekcok Soal Cincin Tunangan Berujung Penusukan di Lamongan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:39

Polres Lamongan Ungkap Peredaran Sabu di Tikung, Dua Tersangka Diamankan

Berita Terbaru