BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Upaya menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Bangkalan kian diperkuat. Polres Bangkalan menggelar Apel Besar “Sabuk Kamtibmas” pada Kamis (30/4), sebagai langkah konkret memperkuat kolaborasi antara aparat dan masyarakat.
Apel yang dipimpin langsung Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari jajaran kepolisian hingga komunitas masyarakat seperti ojek online, Banser, GP Ansor, hingga perguruan silat. Kegiatan ini dinilai penting di tengah meningkatnya tantangan keamanan dan kebutuhan stabilitas daerah.
Kapolres menegaskan, keamanan bukan sekadar tanggung jawab aparat, melainkan kebutuhan bersama yang berdampak langsung pada kehidupan publik. Stabilitas wilayah, kata dia, menjadi fondasi utama bagi pertumbuhan ekonomi, pelayanan publik, hingga kenyamanan warga dalam beraktivitas.
“Apel Besar Sabuk Kamtibmas ini bukan sekadar seremoni, tetapi simbol sinergi nyata antara Polri dan masyarakat dalam menjaga ketertiban,” tegas AKBP Wibowo.
Ia menjelaskan, konsep Sabuk Kamtibmas dirancang sebagai sistem penguatan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan. Dengan melibatkan masyarakat, potensi konflik atau kriminalitas diharapkan bisa dicegah sejak awal.
Langkah ini juga menjadi respons atas dinamika sosial yang berkembang di wilayah Madura, khususnya Bangkalan, yang membutuhkan pendekatan keamanan berbasis partisipasi publik.
“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Kunci menjaga harkamtibmas adalah sinergi dan keterlibatan aktif masyarakat,” ujarnya.
Bagi warga, penguatan Sabuk Kamtibmas diharapkan memberi dampak langsung, mulai dari rasa aman di lingkungan, perlindungan aktivitas ekonomi, hingga terciptanya iklim investasi yang lebih kondusif.
Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak pasif, melainkan menjadi mitra strategis dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Tanpa stabilitas keamanan, semua sektor akan terganggu. Karena itu, ini harus menjadi gerakan nyata bersama,” pungkasnya.
Lainnya:
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
- Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
- Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Penulis : Lan
Editor : Zainul Arifin








