Kapolsek Tikung Ajak Pelajar Tolak Bullying dan Bijak Bermedsos Saat MPLS

Rabu, 15 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Tikung IPTU Fahrur Rozi memberikan edukasi bahaya bullying dan bijak bermedia sosial kepada peserta MPLS di SMPN 1 Tikung, Lamongan, Rabu (15/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kapolsek Tikung IPTU Fahrur Rozi memberikan edukasi bahaya bullying dan bijak bermedia sosial kepada peserta MPLS di SMPN 1 Tikung, Lamongan, Rabu (15/7/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 1 Tikung, Kabupaten Lamongan, diisi dengan edukasi tentang bahaya perundungan (bullying) dan pentingnya menggunakan media sosial secara bijak. Materi tersebut disampaikan Kapolsek Tikung IPTU Fahrur Rozi saat menjadi pembina apel di lapangan upacara sekolah, Rabu (15/7/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB itu dihadiri Kanit Binmas Polsek Tikung AIPTU M. Irawan, Kepala SMPN 1 Tikung Drs. H. Supadi, M.Pd., dewan guru, serta seluruh siswa peserta MPLS. Kehadiran jajaran kepolisian menjadi bagian dari upaya pembinaan karakter sekaligus memberikan pemahaman hukum kepada peserta didik sejak memasuki lingkungan sekolah.

Dalam amanatnya, IPTU Fahrur Rozi mengingatkan bahwa bullying bukan sekadar candaan, melainkan tindakan yang dapat menimbulkan dampak serius bagi korban, baik secara psikologis maupun terhadap proses belajar. Karena itu, ia mengajak seluruh siswa membangun budaya saling menghormati dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman serta bebas dari perundungan.

“Bullying bukan sekadar candaan. Dampaknya bisa memengaruhi kondisi psikologis, prestasi belajar, bahkan masa depan korban. Karena itu, saya mengajak seluruh siswa untuk saling menghormati, saling menjaga, dan berani menolak segala bentuk perundungan di lingkungan sekolah,” ujar IPTU Fahrur Rozi.

Ia juga mengingatkan para pelajar agar lebih bijak dalam memanfaatkan media sosial. Menurutnya, perkembangan teknologi harus diimbangi dengan tanggung jawab dalam menggunakan ruang digital agar tidak menimbulkan persoalan hukum maupun merugikan orang lain.

“Gunakan media sosial untuk hal-hal yang positif, jangan mudah menyebarkan informasi yang belum tentu benar, apalagi membuat unggahan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Jejak digital akan selalu ada dan dapat berdampak terhadap masa depan kalian,” jelasnya.

Fahrur Rozi menegaskan kehadiran Polri di lingkungan sekolah bukan untuk memberikan rasa takut kepada siswa, melainkan sebagai mitra yang siap mendampingi pelajar dalam membangun karakter, kedisiplinan, dan kesadaran hukum sejak dini.

“Kami hadir di sekolah bukan untuk menakut-nakuti, tetapi sebagai sahabat, pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Polri siap mendampingi para pelajar agar tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, serta taat terhadap hukum dan aturan yang berlaku,” terangnya.

Kepala SMPN 1 Tikung, Drs. H. Supadi, M.Pd., menyambut baik kehadiran jajaran Polsek Tikung dalam kegiatan MPLS. Menurutnya, pembekalan mengenai bahaya bullying dan etika bermedia sosial sangat relevan untuk membentuk karakter peserta didik sejak hari pertama memasuki sekolah.

“Kami mengapresiasi kehadiran Polsek Tikung dalam kegiatan MPLS tahun ini. Materi tentang bahaya bullying dan bijak menggunakan media sosial sangat relevan bagi peserta didik baru sebagai bekal membangun karakter serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai,” katanya.

Ia berharap edukasi yang diberikan dapat meningkatkan kesadaran siswa untuk menjauhi perilaku perundungan, menaati tata tertib sekolah, serta memanfaatkan media sosial secara bertanggung jawab.

“Kami berharap para siswa dapat memahami pentingnya menghormati sesama, menaati tata tertib sekolah, serta memanfaatkan media sosial secara positif. Sinergi antara sekolah, orang tua, dan kepolisian menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang disiplin, berkarakter, dan taat hukum,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Nyanyi Taman Jurug di Wisuda Polteksi, Lanjutkan Pesan Penting bagi Lulusan
MagangHub Batch 3 Dibuka, Ini Jadwal Seleksi dan Pengumumannya
Tingkatkan Akses Minat Baca, Dispusip Jember Buka Layanan Perpustakaan Hingga Malam Hari
Khofifah Bantu 224 Murid di Probolinggo agar Tak Putus Sekolah
Satu Pengawas Jember Bisa Dampingi 40 Sekolah, Dispendik Siapkan Pengisian Baru
Pendaftaran MagangHub Batch 3 Ditutup Besok, Lulusan Baru Diminta Segera Melamar
Safari Inklusi Sukapura Dorong Sekolah Lebih Adaptif terhadap Kebutuhan Murid
Dari Kampus ke Kampus, Anggota DPD RI Asal Jawa Timur Lia Istifhama Ajak Mahasiswa Belajar Pengabdian

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:49

Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Nyanyi Taman Jurug di Wisuda Polteksi, Lanjutkan Pesan Penting bagi Lulusan

Rabu, 4 November 2026 - 18:44

MagangHub Batch 3 Dibuka, Ini Jadwal Seleksi dan Pengumumannya

Rabu, 4 November 2026 - 12:55

Tingkatkan Akses Minat Baca, Dispusip Jember Buka Layanan Perpustakaan Hingga Malam Hari

Selasa, 3 November 2026 - 19:11

Khofifah Bantu 224 Murid di Probolinggo agar Tak Putus Sekolah

Selasa, 3 November 2026 - 18:58

Satu Pengawas Jember Bisa Dampingi 40 Sekolah, Dispendik Siapkan Pengisian Baru

Berita Terbaru