LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Langkah inovatif dilakukan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Wira Karya Sejahtera Desa Tambakrigadung, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan. Bumdes ini mulai mengembangkan peternakan domba jenis croos texel atau croostex yang kini telah memiliki 40 ekor ternak.
Upaya pengembangan ekonomi desa berbasis peternakan ini mendapat perhatian langsung dari jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tikung. Pada Senin (4/11/2025), Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo, SH, bersama Camat Tikung Sujirman, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas melakukan kunjungan ke lokasi kandang domba milik Bumdes.
Kunjungan tersebut bertujuan meninjau langsung pengelolaan dan potensi usaha peternakan yang digerakkan masyarakat desa melalui Bumdes. Dalam kesempatan itu, AKP Anang menyampaikan apresiasinya terhadap langkah kreatif pemerintah desa Tambakrigadung yang mampu mengoptimalkan potensi lokal untuk memperkuat kemandirian ekonomi.
“Inisiatif seperti ini patut didukung. Bumdes yang dikelola dengan baik bukan hanya menjadi sumber pendapatan desa, tetapi juga membuka peluang kerja bagi warga sekitar,” ujar AKP Anang Purwo Widodo di sela kunjungan.
Menurutnya, sektor peternakan merupakan salah satu pilar penting untuk menjaga ketahanan ekonomi masyarakat pedesaan. Karena itu, ia menegaskan, sinergi antara aparat keamanan dan pemerintah desa akan terus diperkuat untuk mendukung kegiatan produktif masyarakat.
Sementara itu, Camat Tikung Sujirman menilai program pengembangan peternakan domba croos texel di Tambakrigadung bisa menjadi contoh bagi desa lain dalam menggerakkan ekonomi lokal.
“Kami sangat mendukung langkah Bumdes Wira Karya Sejahtera ini. Jika dikelola secara profesional, usaha peternakan domba ini dapat menjadi sumber pendapatan berkelanjutan sekaligus mendorong kemandirian desa,” ungkapnya.
Direktur Bumdes Wira Karya Sejahtera, Kusnan, menjelaskan bahwa pengembangan peternakan ini merupakan hasil musyawarah desa dan dukungan penuh dari masyarakat. Dari total 40 ekor domba yang kini dikelola, sebagian sudah mulai memasuki masa produktif dan siap dikembangkan menjadi bibit unggulan.
“Kami berharap dengan adanya dukungan dari Forkopimcam dan pihak keamanan, usaha ini bisa terus berkembang. Target kami, dalam dua tahun ke depan jumlah domba bisa meningkat dua kali lipat,” jelas Kusnan.
Kusnan menambahkan, Bumdes juga tengah menjajaki kerja sama dengan kelompok peternak di desa sekitar untuk memperluas skala usaha dan memperkuat pasokan bibit domba berkualitas.
“Kunjungan Forkopimcam Tikung ini menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap penguatan ekonomi desa melalui sektor peternakan. Selain meninjau kandang, rombongan juga berdialog dengan warga setempat untuk mendengarkan aspirasi dan ide-ide pengembangan ekonomi berbasis potensi local,”tambahnya
Lainnya:
- Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
- May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








