Kapolsek Tikung melalui Aiptu Suwawi: Distribusi Bantuan Beras Harus Aman dan Tepat Sasaran

- Redaksi

Minggu, 27 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bhabinkamtibmas Polsek Tikung Aiptu Suwawi bersama Babinsa dan perangkat desa mendampingi penyaluran bantuan beras cadangan pangan pemerintah kepada 194 KPM di Balai Desa Botoputih, Kecamatan Tikung, Lamongan, Minggu (27/7/2025). (Dok foto Ho/RadarBangsa)

Bhabinkamtibmas Polsek Tikung Aiptu Suwawi bersama Babinsa dan perangkat desa mendampingi penyaluran bantuan beras cadangan pangan pemerintah kepada 194 KPM di Balai Desa Botoputih, Kecamatan Tikung, Lamongan, Minggu (27/7/2025). (Dok foto Ho/RadarBangsa)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Sebanyak 194 keluarga penerima manfaat (KPM) di Desa Botoputih, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan menerima bantuan cadangan pangan dari pemerintah berupa beras dari Bulog, Minggu (27/7/2025). Penyaluran bantuan yang dipusatkan di Balai Desa Botoputih ini berlangsung aman dan tertib dengan pendampingan dari aparat TNI-Polri dan petugas Bulog.

Bantuan tersebut merupakan alokasi untuk bulan Juni dan Juli 2025, di mana setiap KPM memperoleh 20 kilogram beras. Total beras yang disalurkan mencapai 3.880 kilogram. Proses penyaluran dilakukan langsung oleh perangkat desa dan pendamping bantuan, dengan tetap memperhatikan prinsip transparansi dan keterbukaan.

“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian negara terhadap masyarakat, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan warga. Kami pastikan pendistribusian dilakukan secara adil dan tertib,” ujar Rudi Santoso, Kepala Desa Botoputih.

Dalam kegiatan ini, Bhabinkamtibmas Polsek Tikung, Aiptu Suwawi, hadir mewakili Kapolsek Tikung bersama Babinsa Koptu Endro. Mereka memastikan bahwa proses distribusi berjalan kondusif serta tidak menimbulkan persoalan sosial di masyarakat.

“Kami hadir untuk memastikan bantuan benar-benar sampai kepada warga yang berhak, tanpa adanya penyimpangan. Ini juga sebagai wujud pengawasan dari unsur keamanan atas program-program strategis pemerintah,” terang Aiptu Suwawi, Bhabinkamtibmas Desa Botoputih.

“TNI selalu siap mendukung program sosial pemerintah. Penyaluran seperti ini wajib dikawal agar berlangsung tertib dan merata,” tambah Koptu Endro, Babinsa Botoputih.

Petugas monitoring dari Bulog juga turut hadir dalam kegiatan tersebut untuk memastikan bahwa kualitas dan kuantitas beras yang disalurkan sesuai standar. Mereka juga melakukan pemantauan distribusi hingga ke tangan warga.

“Kami dari Bulog terus mengawal agar beras yang diterima masyarakat dalam kondisi layak konsumsi. Tak hanya jumlah, kualitas juga jadi prioritas,” tegas salah satu petugas Bulog di lokasi.

Kerja sama antara perangkat desa, TNI-Polri, dan lembaga penyalur seperti Bulog menjadi bagian penting dari keberhasilan kegiatan ini. Semua pihak saling bahu-membahu menciptakan suasana tertib dan nyaman bagi warga penerima manfaat.

“Inilah yang kami sebut kolaborasi. Pemerintah desa tidak bisa berjalan sendiri. Kehadiran TNI-Polri dan Bulog adalah energi positif agar program seperti ini menyentuh masyarakat secara langsung,” ucap Suwito, Sekretaris Desa Botoputih.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:19 WIB

BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terbaru