Karhutla Desa Gelap Lamongan Jadi Prioritas Patroli Polsek Laren Saat Kemarau

Sabtu, 18 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polsek Laren memantau kawasan rawan karhutla di Desa Gelap pada Sabtu, 18 Juli 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas Polsek Laren memantau kawasan rawan karhutla di Desa Gelap pada Sabtu, 18 Juli 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Desa Gelap, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, menjadi perhatian utama jajaran Polsek Laren selama musim kemarau. Pengawasan lapangan terus ditingkatkan guna mengantisipasi terjadinya kebakaran yang dapat dipicu oleh aktivitas pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Kegiatan patroli dan pemantauan dilakukan pada Sabtu (18/7/2026) dengan menyasar area yang dinilai memiliki kerawanan terhadap munculnya titik api. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan agar kebakaran tidak meluas dan menimbulkan dampak terhadap lingkungan maupun aktivitas masyarakat.

Musim kemarau yang ditandai dengan minimnya curah hujan meningkatkan risiko terjadinya kebakaran lahan. Kondisi vegetasi yang kering membuat api lebih mudah menyebar apabila terjadi pembakaran terbuka atau kelalaian manusia di kawasan rawan.

Kapolsek Laren AKP Anang Purwo Widodo, SH, mengatakan pengawasan karhutla menjadi salah satu prioritas patroli yang dilakukan jajarannya selama periode kemarau.

“Pengawasan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan terus kami tingkatkan sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi kebakaran yang dapat merugikan masyarakat maupun lingkungan,” kata AKP Anang Purwo Widodo.

Menurutnya, patroli dilakukan untuk memantau kondisi lapangan sekaligus mencegah munculnya aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Kehadiran petugas di lokasi juga diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap bahaya karhutla.

Ia menegaskan bahwa pencegahan menjadi langkah penting dalam menekan risiko kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

“Seluruh pihak diharapkan ikut menjaga lingkungan dan tidak melakukan tindakan yang dapat menyebabkan kebakaran lahan,” tegasnya.

Hingga kegiatan patroli berlangsung, situasi di wilayah Desa Gelap terpantau aman dan tidak ditemukan kejadian kebakaran. Pengawasan akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan lingkungan selama musim kemarau.

“Kerja sama masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya karhutla dan menjaga keselamatan lingkungan bersama,” pungkas AKP Anang Purwo Widodo.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Dua Kebakaran Terjadi dalam Sehari di Lamongan, Ini Penyebabnya
Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor
Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati
Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan
58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir
Kecelakaan Maut di Jalur Deandles Lamongan, Ibu dan Balita Tewas
Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:59

Dua Kebakaran Terjadi dalam Sehari di Lamongan, Ini Penyebabnya

Rabu, 4 November 2026 - 18:59

Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor

Selasa, 3 November 2026 - 20:02

Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati

Selasa, 3 November 2026 - 09:53

Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan

Senin, 2 November 2026 - 10:26

58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir

Berita Terbaru