Karhutla Kerumutan, Wakapolres Pelalawan Turun Langsung Padamkan Api

Sabtu, 5 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakapolres Pelalawan Kompol Asep Rahmat saat memimpin pemadaman karhutla di Kerumutan, Jumat (4/9/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wakapolres Pelalawan Kompol Asep Rahmat saat memimpin pemadaman karhutla di Kerumutan, Jumat (4/9/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PELALAWAN, RadarBangsa.co.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah hukum Polsek Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, kembali ditangani tim gabungan. Sebanyak 82 personel dikerahkan untuk memadamkan api di lahan gambut eks PT MPL, Kelurahan Kerumutan, Jumat (4/9/2026).

Wakapolres Pelalawan Kompol Asep Rahmat, S.H., S.I.K., M.M. turun langsung memimpin operasi pemadaman yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB. Ia didampingi Kapolsek Kerumutan Ipda Budi Santoso, Kasat Resnarkoba Iptu Haryanto Alex Sinaga, S.H., M.H., serta Kanit Provost Ipda Rudi Butar Butar, S.H.

Lokasi kebakaran berada di kawasan lahan gambut yang dipenuhi semak belukar dan masuk kawasan HPK Eks PT Merbau Pelalawan Lestari. Kondisi lahan tersebut membuat proses pemadaman membutuhkan penanganan hingga ke bagian bawah permukaan gambut.

Personel yang diterjunkan terdiri dari unsur Polri dan perusahaan. Dari Polri terdapat 43 personel, yakni 14 personel Polres Pelalawan, 10 personel Polsek Kerumutan, tujuh personel Polsek Ukui, dua personel Polsek Pangkalan Lesung, dan 10 personel Polsek Pangkalan Kuras.

Dukungan juga datang dari RPK PT GH sebanyak 30 personel dan RPK PT EMP sebanyak sembilan personel.

Untuk mendukung operasi, tim menggunakan dua unit mesin Tohatsu lengkap dengan selang, tujuh unit mesin ministrike, serta satu unit mobil R4 double cabin untuk suplai air dan mobilitas personel di lokasi.

Kapolsek Kerumutan Ipda Budi Santoso mengatakan pemadaman difokuskan pada titik api sekaligus membuat penyekatan agar kebakaran tidak meluas.

“Hari ini kita fokus memadamkan titik api dan melakukan penyekatan supaya tidak meluas. Personel kita bagi per regu. Karena lokasi dekat habitat satwa liar, operasi malam kita hentikan dan dilanjutkan pendinginan besok,” kata Budi.

Kondisi gambut menjadi salah satu kendala utama dalam penanganan kebakaran. Api yang terlihat di permukaan dapat padam, tetapi panas masih berpotensi bertahan di bawah permukaan gambut.

Selain karakter lahan, faktor keamanan juga menjadi pertimbangan tim. Kedekatan lokasi dengan habitat satwa liar membuat operasi malam hari dihentikan dan penanganan dilanjutkan pada siang hari.

Hingga operasi berakhir pukul 18.00 WIB, api di permukaan sudah tidak terlihat. Namun, tim masih menemukan kepulan asap tipis dari bawah permukaan gambut yang menunjukkan masih terdapat titik panas.

Tim gabungan dijadwalkan kembali ke lokasi pada Sabtu (5/9/2026) untuk melakukan pendinginan secara menyeluruh. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan titik panas benar-benar padam sehingga tidak kembali memicu kebakaran.

Selama proses pemadaman berlangsung, situasi di lokasi dilaporkan aman, lancar, dan kondusif. Polres Pelalawan bersama pihak perusahaan dan masyarakat berkomitmen melanjutkan sinergi dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla di wilayah Kerumutan.

Penulis : MMd

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Diduga Kejang Saat Mengemudi, Mobil Tabrak 3 Motor dan Ambulans di Lamongan
Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya
Ruko UD Asterpal di Gempol Ludes Terbakar, Kerugian Rp320 Juta
Selamat dari Kebakaran Kapal, 5 Penari Tetap Ingin Tampil di Gandrung Sewu
Dua Kebakaran Lahan di Kedungpring Lamongan, Ini Dugaan Pemicunya
Bendahara II KONI Kendal MRS Ditahan, Diduga Selewengkan Dana Rp798 Juta
Karhutla Jember Mulai Mereda, Perhutani Ingatkan Bahaya Bakar Hutan
Xenia Terbakar Usai Isi Pertalite di Sampang, Dua Orang Luka

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:51

Diduga Kejang Saat Mengemudi, Mobil Tabrak 3 Motor dan Ambulans di Lamongan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:12

Empat Siswa Terjebur Sumur 8 Meter di Lamongan, Begini Kronologinya

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:04

Ruko UD Asterpal di Gempol Ludes Terbakar, Kerugian Rp320 Juta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:43

Selamat dari Kebakaran Kapal, 5 Penari Tetap Ingin Tampil di Gandrung Sewu

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:21

Dua Kebakaran Lahan di Kedungpring Lamongan, Ini Dugaan Pemicunya

Berita Terbaru