Kasus Dugaan Penipuan Oknum DPRD Pacitan Masih Menggantung di BK

Rabu, 21 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemanggilan DP oleh Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Pacitan terkait dugaan penipuan. Pada Rabu (21/1/2026) (Foto Dok Ho/Yuan RadarBangsa.co.id)

Pemanggilan DP oleh Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Pacitan terkait dugaan penipuan. Pada Rabu (21/1/2026) (Foto Dok Ho/Yuan RadarBangsa.co.id)

PACITAN, RadarBangsa.co.id — Proses pemanggilan DP, oknum anggota DPRD Kabupaten Pacitan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), oleh Badan Kehormatan (BK) DPRD setempat belum menunjukkan titik terang. DP dilaporkan atas dugaan penipuan terhadap seorang guru SD swasta, namun hingga kini belum ada kejelasan hasil penanganan etik di internal DPRD.

Kuasa hukum pelapor, Yoga Tamtama Pamungkas, menyatakan Badan Kehormatan telah menindaklanjuti surat pengaduan yang mereka ajukan. Namun, prosesnya dinilai belum transparan dan belum menghasilkan kepastian bagi kliennya.

“Belum ada titik terang dari Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Pacitan,” kata Yoga kepada wartawan, Rabu (21/1/2026).

Menurut Yoga, BK DPRD memang telah melakukan pemanggilan terhadap DP. Namun, hasil pemanggilan tersebut baru disampaikan kepada pihak pelapor melalui pesan WhatsApp setelah pihaknya menanyakan langsung perkembangan perkara. Kondisi ini disayangkan karena menyangkut kepastian penanganan dugaan pelanggaran etik anggota dewan.

Meski demikian, Yoga mengaku masih menaruh harapan agar Badan Kehormatan dapat menyelesaikan persoalan ini secara profesional. Ia menyebut Ketua BK DPRD Pacitan, Arif Nurman Hidayat, menyampaikan akan dilakukan pemanggilan lanjutan terhadap DP pada Kamis (22/1/2026) karena yang bersangkutan sebelumnya masih memiliki kegiatan di wilayah.

“BK menyampaikan akan ada pemanggilan ulang. Kami berharap itu benar-benar dilakukan dan ada kejelasan,” ujarnya.

Selain jalur etik di DPRD, perkara ini juga berjalan di ranah hukum. Pada hari yang sama, Polres Pacitan dikabarkan turut memanggil DP untuk dimintai keterangan terkait laporan dugaan penipuan tersebut.

Yoga menegaskan, apabila pemanggilan lanjutan oleh BK DPRD kembali tidak membuahkan hasil, pihaknya akan melayangkan surat resmi ke Badan Kehormatan serta ke pengurus PKB di tingkat yang lebih tinggi.

“Kami hanya ingin persoalan antara DP dan klien kami yang merasa dirugikan ini dapat diselesaikan dengan baik, adil, dan jelas,” pungkasnya.

Penulis : Yuan

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

17 Kasus Narkoba Terungkap di Lamongan, Brondong Mendominasi
Rumah Lansia di Deket Lamongan Dibobol, HP dan Perhiasan Emas Hilang
Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam
Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor
Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati
Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan
58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir
Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 15:17

17 Kasus Narkoba Terungkap di Lamongan, Brondong Mendominasi

Kamis, 5 November 2026 - 20:34

Rumah Lansia di Deket Lamongan Dibobol, HP dan Perhiasan Emas Hilang

Kamis, 5 November 2026 - 10:30

Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam

Rabu, 4 November 2026 - 18:59

Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor

Selasa, 3 November 2026 - 20:02

Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati

Berita Terbaru