LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan truk terjadi di Jalan Sambeng–Ngimbang, Desa Ardirejo, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Dalam peristiwa tersebut, seorang pelajar berinisial MNA (16) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat yang dideritanya.
Korban diketahui mengendarai sepeda motor Honda bernomor polisi S-4364-JBW. Kendaraan yang dikendarainya terlibat tabrakan dengan Truk Colt Diesel bernomor polisi S-9104-AB yang dikemudikan K (36), warga Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro.
Kasat Lantas Polres Lamongan melalui Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kecelakaan diduga bermula saat sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah timur menuju barat.
“Semula sepeda motor Honda nomor polisi S-4364-JBW yang dikendarai MNA melaju dari arah timur ke barat. Setibanya di lokasi kejadian yang merupakan jalur menikung, kendaraan melaju dan oleng ke kanan,” kata Hamzaid.
Ia menjelaskan, pada saat bersamaan dari arah berlawanan melaju Truk Colt Diesel yang dikemudikan K. Jarak kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tidak dapat dihindari.
“Karena jarak kedua kendaraan sudah sangat dekat dan tidak dapat menghindar, tabrakan pun tidak dapat dihindari,” ujarnya.
Akibat benturan keras tersebut, bagian depan kedua kendaraan mengalami kerusakan. Korban mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara.
Menerima laporan kejadian itu, personel Polsek Sambeng bersama Unit Gakkum Satlantas Polres Lamongan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal. Petugas mengevakuasi korban, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.
“Saat ini personel kami dari Polsek Sambeng dan penyidik Unit Gakkum Satlantas Polres Lamongan telah mendatangi tempat kejadian untuk melakukan olah TKP, menolong korban untuk dievakuasi, mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kepadatan, dan melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan,” terangnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar