Kecelakaan Truk dan Motor di Jalan Lamongan–Gresik, Truk Terguling Usai Rem Mendadak di Deket

Minggu, 22 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas mengevakuasi kendaraan usai kecelakaan di Deket, Sabtu (21/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas mengevakuasi kendaraan usai kecelakaan di Deket, Sabtu (21/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Kecelakaan lalu lintas melibatkan truk dan sepeda motor terjadi di Jalan Raya Lamongan–Gresik, tepatnya di Dusun Nginjen, Desa Pandanpancur, Kecamatan Deket, Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 14.15 WIB. Insiden ini sempat mengganggu arus lalu lintas di jalur utama penghubung Lamongan–Gresik.

Unit Gakkum Satlantas Polres Lamongan bergerak cepat ke lokasi setelah menerima laporan warga terkait kejadian tersebut.

Berdasarkan informasi di lapangan, kecelakaan bermula saat truk Colt Diesel bermuatan sound system bernomor polisi N-88xx-UE yang dikemudikan EY (33), warga Kabupaten Malang, melaju dari arah barat ke timur.

Sesampainya di lokasi kejadian, truk tersebut diduga melakukan pengereman mendadak karena adanya kendaraan lain yang menyeberang. Akibatnya, kendaraan oleng dan akhirnya terguling ke sisi kiri jalan.

Pada saat bersamaan, sebuah sepeda motor Honda PCX bernomor polisi S-23xx-JDA yang dikendarai MM (20), warga Kecamatan Sugio, Lamongan, melintas di sisi kiri jalan. Tabrakan pun tak terhindarkan.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan kerusakan pada kedua kendaraan yang terlibat. Beruntung, tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam insiden ini.

Kasihumas Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid, membenarkan kejadian tersebut. “Petugas segera mendatangi TKP setelah menerima laporan dan langsung melakukan evakuasi kendaraan yang terlibat,” ujarnya.

Peristiwa ini sempat menyebabkan kepadatan arus lalu lintas di jalur Lamongan–Gresik. Petugas kepolisian melakukan pengaturan lalu lintas serta evakuasi kendaraan guna memperlancar arus kendaraan di sekitar lokasi.

Kecelakaan di jalur padat ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan berkendara, terutama di titik rawan persimpangan dan penyeberangan.

IPDA Hamzaid mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara. “Jaga jarak aman dan antisipasi kondisi lalu lintas di depan. Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Kebakaran Kandang Ayam di Lamongan, 12 Ribu Ekor Ayam Mati dan Kerugian Rp600 Juta
Aksi 250 Buruh di Lamongan, PT PHS Sepakati Pesangon Rp60 Juta, Polsek Tikung Siaga
Motor Beat Masuk Kolong Truk Fuso di Kendal, Pengendara Luka dan Kaki Patah
Diduga Garap Lahan Warga, PT Padasa Enam Utama Diberi Waktu 3 x 24 Jam untuk Merespons
Sempat Tanpa Identitas, Perempuan 65 Tahun Ditemukan di Pinggir Jalan Lamongan
Dolomit atau Bentonit, DLH Lamongan Turun Cek Lima Industri Usai Protes Warga Paciran
Angin Kencang Robohkan 15 Tenda Pameran di Babat Lamongan
Lahan Tebu 4.000 Meter Persegi di Lamongan Terbakar, Ini Penyebabnya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:13

Kebakaran Kandang Ayam di Lamongan, 12 Ribu Ekor Ayam Mati dan Kerugian Rp600 Juta

Selasa, 15 September 2026 - 14:50

Aksi 250 Buruh di Lamongan, PT PHS Sepakati Pesangon Rp60 Juta, Polsek Tikung Siaga

Selasa, 15 September 2026 - 09:35

Motor Beat Masuk Kolong Truk Fuso di Kendal, Pengendara Luka dan Kaki Patah

Senin, 14 September 2026 - 19:39

Diduga Garap Lahan Warga, PT Padasa Enam Utama Diberi Waktu 3 x 24 Jam untuk Merespons

Senin, 14 September 2026 - 08:28

Sempat Tanpa Identitas, Perempuan 65 Tahun Ditemukan di Pinggir Jalan Lamongan

Berita Terbaru