PAMEKASAN, RadarBangsa.co.id – Sebanyak 16 perguruan silat di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, bersatu menyukseskan Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Pencak Silat 2026. Konsolidasi digelar di Kantor Bupati Pamekasan, Rabu (8/4/2026), sebagai langkah awal menyiapkan atlet terbaik menuju level provinsi.
Kegiatan ini melibatkan jajaran Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Pamekasan bersama seluruh pengurus dan perwakilan perguruan. Fokus utama diarahkan pada pembinaan atlet dan peningkatan daya saing daerah.
Ketua Umum IPSI Pamekasan, Masrukin, menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh untuk meningkatkan prestasi pencak silat daerah. Menurutnya, persaingan antar daerah semakin ketat sehingga pembinaan atlet harus dilakukan lebih maksimal.
Ia menyebut peran perguruan silat sebagai ujung tombak pembinaan generasi muda. Dari 16 perguruan yang tergabung, diharapkan lahir atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat Jawa Timur.
Ketua Harian IPSI Pamekasan, Sakti Ono Roso, menambahkan bahwa Kejurkab menjadi ajang seleksi resmi untuk menentukan atlet yang akan berlaga di Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jatim 2026 di Malang.
Pelaksanaan Kejurkab dijadwalkan berlangsung pada 11–12 April 2026 di GOR Sahabat, Nyalaran, Pamekasan. Panitia memastikan seluruh persiapan teknis dan administrasi telah dimatangkan melalui rapat konsolidasi.
Masrukin menyatakan komitmen IPSI untuk terus berbenah demi meningkatkan kualitas atlet. “Kita wajib evaluasi karena pencak silat Pamekasan harus lebih kompetitif dibanding daerah lain,” ujarnya.
Ketua pelaksana Kejurkab, Hidayatullah Mustakim, menegaskan kesiapan panitia dalam menyelenggarakan ajang tersebut. “Kejurkab ini menjadi wadah seleksi atlet berprestasi yang akan mewakili Pamekasan ke Kejurprov Jatim 2026,” tegasnya.
Kejurkab Pencak Silat Pamekasan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari strategi pembinaan olahraga daerah. Kegiatan ini berdampak langsung pada peningkatan kualitas atlet serta membuka peluang prestasi di tingkat provinsi.
Selain itu, sinergi antar perguruan silat dinilai penting untuk menjaga soliditas dan menghindari potensi konflik internal. Kolaborasi ini juga memperkuat peran pencak silat sebagai warisan budaya sekaligus olahraga prestasi.
Dengan dukungan penuh dari seluruh perguruan dan pengurus IPSI, Kejurkab Pencak Silat Pamekasan 2026 diharapkan melahirkan atlet unggulan. “Kami optimistis ajang ini menjadi titik awal kebangkitan prestasi pencak silat Pamekasan,” pungkas Mustakim.
Penulis : Debora
Editor : Zainul Arifin


















Komentar