SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas pendidikan melalui dukungan terhadap sekolah swasta. Bupati Sidoarjo Subandi bahkan menyiapkan bantuan anggaran sekitar Rp2 miliar untuk mendukung pengembangan SD Muhammadiyah 1 Candi pada tahun anggaran 2027.
Komitmen tersebut disampaikan saat membuka Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat SD se-Kabupaten Sidoarjo yang digelar di SD Muhammadiyah 1 Candi, Rabu (10/6/2026).
Di hadapan guru, siswa, dan para tamu undangan, Subandi menegaskan bahwa sekolah swasta memiliki posisi strategis dalam pembangunan sumber daya manusia. Menurutnya, lembaga pendidikan swasta tidak boleh dipandang sebagai pelengkap, melainkan mitra penting pemerintah dalam mencetak generasi masa depan.
“SD Muhammadiyah 1 Candi ini kita dorong untuk mampu bersaing. Tidak boleh kalah dengan sekolah-sekolah lainnya, karena sekolah adalah tempat membentuk karakter anak yang tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga berakhlak mulia,” kata Subandi.
Ia menjelaskan, Pemkab Sidoarjo saat ini terus mendorong terciptanya iklim pendidikan yang kompetitif dan berkualitas. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan mutu pendidikan, penguatan tata kelola sekolah, hingga pengembangan sarana dan prasarana pendukung pembelajaran.
Menurutnya, sekolah swasta selama ini telah berkontribusi besar dalam memperluas akses pendidikan sekaligus membantu pemerintah menyiapkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan global.
“Yang kita bangun bukan hanya gedungnya, tetapi juga kualitas sumber daya manusianya. Sekolah swasta dan negeri harus berjalan bersama untuk melahirkan generasi yang berkarakter, religius, dan berdaya saing,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Subandi mengaku mengapresiasi perkembangan SD Muhammadiyah 1 Candi yang dinilai terus menunjukkan kemajuan, baik dari sisi tata kelola pendidikan maupun pengembangan fasilitas sekolah.
Bentuk dukungan konkret yang disiapkan pemerintah adalah mengupayakan bantuan anggaran pembangunan melalui Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Meski saat ini pemerintah masih menghadapi tantangan efisiensi anggaran, sektor pendidikan tetap menjadi prioritas pembangunan daerah.
“Insyaallah akan kita upayakan bantuan dari provinsi. Nanti kita siapkan setidaknya Rp2 miliar pada tahun anggaran 2027 untuk mendukung pembangunan SD Muhammadiyah 1 Candi,” ungkapnya.
Rencana bantuan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah tidak hanya fokus pada sekolah negeri, tetapi juga memberi ruang yang sama bagi sekolah swasta yang memiliki prestasi dan komitmen dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Selain membahas pengembangan sekolah, Pentas PAI tingkat SD se-Kabupaten Sidoarjo juga menjadi momentum memperkuat pendidikan karakter di tengah tantangan era digital. Pemerintah menilai pendidikan agama tetap memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang berintegritas, berakhlak, dan memiliki daya saing.
Subandi optimistis sinergi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat akan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan generasi emas Sidoarjo. “Kita ingin anak-anak Sidoarjo tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga kuat dalam nilai moral dan keagamaan sebagai bekal menghadapi masa depan,” pungkasnya.
Penulis : Tom
Editor : Zainul Arifin


















Komentar