Kemnaker Genjot Kerja Disabilitas Lewat Pelatihan Wirausaha, Peluang Baru Dibuka di Bantul

Senin, 20 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan pelatihan wirausaha inklusif bagi penyandang disabilitas yang digelar Kemnaker di Bantul, Jumat (17/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Kegiatan pelatihan wirausaha inklusif bagi penyandang disabilitas yang digelar Kemnaker di Bantul, Jumat (17/4/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANTUL, RadarBangsa.co.id – Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperluas kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas lewat program pelatihan kewirausahaan di Bantul, Jumat (17/4/2026). Langkah ini dinilai penting untuk membuka akses ekonomi yang lebih adil sekaligus mengurangi ketergantungan pada lapangan kerja formal yang masih terbatas.

Program bertajuk Layanan Kewirausahaan 2026 dengan tema Wirausaha Inklusif, Tumbuh Bersama itu menyasar kelompok disabilitas dan pelaku UMKM rintisan. Fokus utamanya bukan sekadar pelatihan, tetapi mendorong peserta agar mampu membangun usaha mandiri dan menciptakan lapangan kerja baru.

Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan, Sukro Muhab, mengatakan pasar kerja saat ini tidak hanya berada di sektor perusahaan atau instansi pemerintah. Menurut dia, peluang usaha juga terbuka luas melalui ekonomi kreatif, digitalisasi, hingga usaha berbasis komunitas.

“Lowongan kerja itu ada di mana-mana. Tidak hanya di perusahaan, tetapi juga bisa diciptakan sendiri. Yang perlu kita dorong adalah bagaimana masyarakat beralih dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja,” kata Sukro.

Kebijakan ini dinilai relevan di tengah tantangan penyerapan tenaga kerja kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas yang masih menghadapi hambatan akses, stigma, hingga keterbatasan pelatihan berbasis kebutuhan pasar.

Melalui program tersebut, pemerintah ingin memastikan penyandang disabilitas memiliki peluang yang sama untuk berkembang. Dengan keterampilan usaha, peserta diharapkan mampu meningkatkan pendapatan keluarga, memperluas akses ekonomi, dan berkontribusi pada pertumbuhan daerah.

“Keterbatasan fisik bukan penghalang. Yang terpenting adalah kreativitas dan kemampuan berpikir. Kami ingin memastikan teman-teman disabilitas memiliki akses yang sama untuk berkembang dan mandiri secara ekonomi,” tegasnya.

Selain pelatihan dasar, Kemnaker juga menyiapkan jalur pengembangan lanjutan melalui program Tenaga Kerja Mandiri (TKM). Program ini membuka peluang pendampingan usaha, akses pembiayaan, hingga penguatan kapasitas bisnis agar usaha rintisan bisa naik kelas.

“Kami tidak hanya melatih, tetapi juga mendampingi dan membuka akses pembiayaan. Harapannya, usaha yang dirintis dapat berkembang dan bahkan menyerap tenaga kerja baru,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi
Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter
Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit
Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan
Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
Hari Jadi Pasuruan ke-1097, RSUD Bangil Gelar Baksos Medis Gratis untuk Puluhan Warga
Tiga Kali Raih Diamond Status, RSUD HMR Mataram Selamatkan 234 Pasien Stroke
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:40

Bupati Sidoarjo Tegaskan Inovasi Tak Boleh Berhenti di Ajang Kompetisi

Rabu, 16 September 2026 - 20:16

Jalan Kedungbanteng-Wonokerto Pasuruan Kembali Diperbaiki, Lantai Kerja Capai 110 Meter

Rabu, 16 September 2026 - 20:05

Wabup Pasuruan Tegaskan Karier ASN Berbasis Kompetensi dan Sistem Merit

Rabu, 16 September 2026 - 19:58

Sp4n-Lapor! Bangkalan 100 Persen Ditindaklanjuti, Perangkat Daerah Diminta Disiplin Input Pengaduan

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Berita Terbaru