Kepala Biro Adpim Jatim Raih Dua Penghargaan di Halaqah Santri Digital 2025

- Redaksi

Minggu, 14 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabiro Adpim Jatim Pulung Chausar menerima dua penghargaan pada Halaqah Santri Digital Jawa Timur 2025 di Surabaya. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

Kabiro Adpim Jatim Pulung Chausar menerima dua penghargaan pada Halaqah Santri Digital Jawa Timur 2025 di Surabaya. Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id

SURABAYA, RadarBangsa.co.id — Komitmen memperkuat komunikasi publik berbasis pesantren di era digital kembali mendapat pengakuan. Kepala Biro Administrasi Pimpinan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Pulung Chausar, menerima dua penghargaan sekaligus dalam Halaqah Santri Digital Jawa Timur 2025 yang digelar di Hotel Mercure Surabaya Grand Mirama, 12–13 Desember 2025.

Dua apresiasi tersebut masing-masing diberikan oleh Dunia Santri Community dan TV9 Nusantara. Dari Dunia Santri Community, Pulung dinobatkan sebagai tokoh pelopor penguatan komunikasi publik santri dan pesantren di Jawa Timur. Sementara itu, Transformative Islamic Communication Special Award dari TV9 Nusantara diberikan kepada Biro Adpim Jatim atas kontribusinya dalam mendorong kolaborasi komunitas santri dan pesantren untuk mendukung komunikasi publik pemerintah daerah.

Penghargaan ini dinilai relevan di tengah tantangan disrupsi informasi dan derasnya arus digital, di mana pesantren dan santri memiliki peran strategis sebagai penjaga nilai, penyeimbang narasi, sekaligus agen literasi publik. Bagi Pemprov Jatim, kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi yang inklusif, berakar pada kearifan lokal, dan mudah diterima masyarakat.

Pulung Chausar menegaskan, penghargaan yang diterimanya bukan sekadar pengakuan personal atau kelembagaan, melainkan penguatan komitmen bersama untuk terus menghadirkan komunikasi publik yang berdampak. Ia menyebut pesantren sebagai salah satu pilar sosial dan kultural utama di Jawa Timur.

“Saya berharap ini bukan akhir, melainkan awal untuk menghadirkan narasi kebaikan yang nyata, relevan, dan berdampak luas bagi publik,” ujar Pulung usai menerima penghargaan pada sesi pembukaan, Jumat (12/12) malam.

Menurutnya, pesantren merupakan identitas kuat Jawa Timur. Karena itu, sinergi antara Humas Pemprov Jatim, komunitas pesantren, dan jejaring santri perlu terus diperluas agar mampu menghasilkan komunikasi publik yang lebih kuat, inklusif, dan mencerahkan.

Pulung juga menekankan pentingnya penguatan kapasitas komunikasi digital di lingkungan pesantren. Ia menilai santri tidak hanya berperan dalam pendidikan keagamaan, tetapi juga berkontribusi menjaga kondusivitas sosial dan stabilitas daerah melalui narasi yang menyejukkan.

“Melalui Halaqah Santri Digital ini, kita membuktikan bahwa sinergi itu nyata. Jawa Timur dibangun bersama, dengan peran dan keahlian masing-masing,” katanya.

Ia menambahkan, halaqah tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus pertukaran gagasan untuk membangun kepercayaan bersama. “Trust building sangat penting agar nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat,” imbuhnya.

Founder sekaligus Direktur Dunia Santri Community, Dr Abdulloh Hamid, menjelaskan bahwa komunitas tersebut lahir dari kegelisahan atas belum optimalnya potensi santri dalam ruang publik. Menurutnya, santri memiliki modal intelektual dan moral yang besar, namun perlu diperkuat melalui jejaring dan pola komunikasi yang tepat.

“Halaqah ini adalah ikhtiar membangun pola komunikasi pesantren yang lebih baik dan relevan dengan tantangan zaman,” ujar dosen UIN Sunan Ampel Surabaya yang akrab disapa Gus Hamid.

Ia menegaskan, Jawa Timur dipilih sebagai lokasi karena pesantren merupakan ruh sosial daerah ini. “Ruhnya Jawa Timur adalah pesantren, dan pesantren adalah Jawa Timur,” tegasnya.

Halaqah Santri Digital Jawa Timur 2025 yang mengusung tema Menguatkan Komunikasi Publik Pesantren di Era Digital menghasilkan tujuh rekomendasi strategis. Di antaranya peneguhan adab dan keilmuan pesantren sebagai fondasi komunikasi digital, penguatan literasi digital santri untuk dakwah dan komunikasi publik yang cerdas, serta pengembangan pesantren sebagai pusat narasi Islam moderat.

Rekomendasi lain meliputi penguatan branding pesantren melalui pelatihan keterampilan santri, perancangan sekolah birokrasi bagi santri, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia di lingkungan pesantren, hingga pembentukan konsorsium media pesantren.

Rangkaian kegiatan juga diisi seminar tentang narasi kebudayaan, strategi media arus utama, sejarah, literasi, dan penyiaran digital. Penutup acara menegaskan bahwa kolaborasi pesantren dan pemerintah menjadi kunci membangun komunikasi publik Jawa Timur yang adaptif dan berdaya tahan di era digital.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang
RDP DPD RI–BPKH Bahas Masa Depan Investasi Dana Haji
Talenta Digital Nasional Dimulai dari Sekolah, Khofifah Tegaskan Peran Guru
Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama: Transparansi Birokrasi Dimulai dari Belanja Digital
Senator DPD RI Lia Istifhama Puji Kreativitas Gen-Z Rumah Desa Hebat di Sampang
Khofifah: Stabilitas Daerah Jadi Kunci Lonjakan Investasi Jatim
Khofifah, Menag Nasaruddin Umar, dan Men PPA Arifah Bersama Ribuan Muslimat NU Gaungkan Masjid sebagai Pusat Gerakan Umat di Istiqlal
Prestasi Desa Menguat, Kabupaten Malang Raih Empat Penghargaan di Hari Desa Nasional

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:02 WIB

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026 - 05:50 WIB

RDP DPD RI–BPKH Bahas Masa Depan Investasi Dana Haji

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:59 WIB

Talenta Digital Nasional Dimulai dari Sekolah, Khofifah Tegaskan Peran Guru

Senin, 19 Januari 2026 - 11:05 WIB

Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama: Transparansi Birokrasi Dimulai dari Belanja Digital

Senin, 19 Januari 2026 - 10:58 WIB

Senator DPD RI Lia Istifhama Puji Kreativitas Gen-Z Rumah Desa Hebat di Sampang

Berita Terbaru