Kesigapan Pemkab Lamongan Mengawal Kamtibmas saat Bulan Syura 2024

- Redaksi

Kamis, 20 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan menyatakan kesiapan mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama bulan Syura yang akan datang. Kesiapan ini dimulai dengan rapat koordinasi yang diadakan oleh Kepolisian Resor (Polres) Lamongan pada Kamis (20/6) di Aula Gadjah Mada Pemkab Lt.7, untuk merancang pengamanan selama bulan Syura di wilayah Kabupaten Lamongan.

Bulan Syura sendiri dimulai pada 1 Muharram, atau Tahun Baru Islam 1446 H, yang tahun ini jatuh pada tanggal 7 Juli 2024.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Polres Lamongan dan jajarannya yang telah bekerja sama dengan Pemkab Lamongan untuk menjaga kondusifitas masyarakat selama bulan Syura,” ujar Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, yang akrab disapa Pak Yes, saat menghadiri rapat koordinasi pagi ini.

Dengan menyiapkan penjagaan kamtibmas sejak dini, diharapkan mampu mengantisipasi potensi gangguan ketertiban. Bulan Syura biasanya dimanfaatkan untuk kegiatan keagamaan oleh umat muslim, salah satunya adalah pengesahan warga baru bagi anggota perguruan silat (sasahan).

“Dengan persiapan ini, diharapkan mampu mencegah gangguan keamanan dan ketertiban yang mungkin timbul akibat euforia anggota baru perguruan silat setelah sasahan,” tambah Bupati.

Kapolres Lamongan, AKBP Bobby Adimas Candra Putra, menjelaskan bahwa upaya pengamanan bulan Syura akan dilakukan dari sebelum hingga setelah bulan Syura.

Upaya tersebut meliputi peningkatan fokus pada kejahatan jalanan, pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), penertiban atribut komunitas, penertiban minuman keras, dan penertiban kelengkapan kendaraan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

“Pengamanan akan dimulai dari sebelum hingga setelah bulan Syura. Kegiatan rutin yang biasanya kami lakukan akan lebih ditingkatkan,” jelas Bobby.

Bobby juga mengajak seluruh ketua perguruan silat di Kabupaten Lamongan untuk menjaga ketertiban dan menghargai kegiatan perguruan silat lain. Dalam enam bulan terakhir, tercatat telah terjadi sepuluh konflik perguruan silat, dan semuanya telah ditangani sesuai hukum yang berlaku.

Pada kesempatan tersebut, Ketua IPSI Kabupaten Lamongan, Debby Kurniawan, juga membacakan deklarasi damai yang berisi komitmen untuk penindakan hukum terhadap pelanggaran kamtibmas yang dilakukan oleh perguruan silat di Kabupaten Lamongan.

Lainnya:

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:19 WIB

BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terbaru