Khofifah Buka Rakornas APMNU di Surabaya, Kukuhkan Profesor Muslimat NU Perkuat Peran Intelektual Perempuan

Senin, 9 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa membuka Rakornas dan mengukuhkan pengurus APMNU di BPSDM Jatim, Surabaya, Jumat (6/2). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa membuka Rakornas dan mengukuhkan pengurus APMNU di BPSDM Jatim, Surabaya, Jumat (6/2). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU sekaligus Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Asosiasi Profesor Muslimat Nahdlatul Ulama (APMNU) sekaligus mengukuhkan pengurus organisasi tersebut di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Jumat (6/2) malam.

Rakornas yang diikuti para profesor Muslimat NU dari berbagai daerah di Indonesia itu turut dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI Arifatul Choiri Fauzi. Kegiatan berlangsung sederhana dan bersahaja, namun sarat muatan strategis bagi penguatan peran intelektual perempuan NU di ruang publik.

Dalam sambutannya, Khofifah menegaskan pentingnya kontribusi akademisi perempuan Muslimat NU dalam menjawab tantangan kebangsaan. Menurutnya, kapasitas keilmuan para profesor harus mampu menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan nyata masyarakat.

“Para profesor Muslimat NU memiliki kekuatan keilmuan yang sangat besar. Tantangannya adalah bagaimana ilmu itu dibumikan, memberi solusi konkret, dan menghadirkan kemaslahatan bagi umat dan bangsa,” ujar Khofifah.

Rakornas ini menjadi forum konsolidasi gagasan sekaligus penguatan organisasi. Selain membahas Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) sebagai fondasi kelembagaan, pertemuan juga menjadi ruang pertukaran pemikiran strategis terkait kontribusi keilmuan dalam penguatan nilai keagamaan moderat, pemberdayaan perempuan, dan pembangunan nasional.

Khofifah menilai, tradisi dialog yang egaliter dan hangat justru dapat melahirkan gagasan jernih serta keputusan bijaksana. Ia menekankan bahwa intelektualitas tinggi tidak harus berjarak dengan nilai kerakyatan yang menjadi ciri khas Nahdlatul Ulama.

“Kekuatan NU terletak pada kebersamaan dan kesederhanaan. Di situlah intelektualitas dan kepekaan sosial dapat berjalan beriringan,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Khofifah juga mengukuhkan kepengurusan APMNU yang dipimpin Prof. Dr. Amany Lubis. Ia berharap APMNU menjadi ruang pengabdian keilmuan yang berkelanjutan dan berdampak luas bagi masyarakat.

“Ilmu yang tinggi akan semakin bermakna ketika dibumikan dengan ketulusan dan semangat khidmah. Nilai inilah yang harus terus dirawat oleh para profesor Muslimat NU,” pungkas Khofifah.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Berita Terbaru