Khofifah Gelar Dzikir Bersama Habib Syech Sambut 80 Tahun RI Merdeka

Selasa, 12 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan menggelar kegiatan “Dzikir, Sholawat, dan Doa Mensyukuri 80 Tahun Indonesia Merdeka” di halaman Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Jumat (15/8/2025) malam, selepas salat Isya. Acara yang menghadirkan ulama dan mubaligh nasional Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf itu terbuka untuk umum.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya diwujudkan melalui upacara bendera dan kegiatan sosial, tetapi juga melalui refleksi spiritual.

“Selain upacara dan pengibaran bendera Merah Putih, kita ingin menguatkan rasa nasionalisme dengan dzikir, sholawat, dan doa sebagai bentuk syukur atas 80 tahun kemerdekaan,” ujar Khofifah di Surabaya, Selasa (12/8/2025).

Menurut Khofifah, sejarah kemerdekaan Indonesia tidak lepas dari dua bentuk perjuangan, yakni ikhtiar lahir melalui perlawanan bersenjata, dan ikhtiar batin melalui doa yang dilantunkan para pejuang di kampung-kampung dan pesantren.

“Ikhtiar batin itu penting. Dalam alinea ketiga Pembukaan UUD 1945 disebutkan bahwa ‘atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa’ bangsa Indonesia menyatakan kemerdekaannya. Pengakuan akan campur tangan Allah inilah yang menjadi dasar kita mensyukuri kemerdekaan,” terangnya.

Khofifah menegaskan, perpaduan antara kerja nyata dan doa merupakan ciri pembangunan di Jawa Timur. Ia berharap kegiatan dzikir dan sholawat bersama Habib Syech menjadi momentum memperkuat persatuan dan memperkokoh semangat kebangsaan masyarakat.

Habib Syech yang diundang khusus untuk memimpin doa mengaku bangga dengan Pemprov Jatim yang dinilai berhasil memadukan pembangunan fisik dan pembinaan spiritual.

“Saya bangga dengan Provinsi Jatim yang dikelola secara lahir batin oleh Ibu Khofifah. Perpaduan antara kerja pemerintahan, doa, dan sholawat membuat Jatim bisa adem, ayem, dan sukses. Semoga rahmat Allah selalu menyertai masyarakat Jatim,” ujarnya.

Habib Syech juga mendukung penuh gerakan pengibaran bendera Merah Putih selama satu bulan penuh di seluruh wilayah Jawa Timur sebagai bagian dari perayaan HUT ke-80 RI.

Pemerintah provinsi mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan berpartisipasi dalam acara tersebut. Selain sebagai ajang mempererat ukhuwah, kegiatan ini diharapkan menjadi wujud nyata rasa syukur dan doa bersama agar Indonesia terus diberkahi keamanan, kemakmuran, dan persatuan.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Berita Terbaru