Khofifah Sambut 120 Peserta ADEM Repatriasi, Pendidikan Berkualitas dan Cinta NKRI Jadi Prioritas

Jumat, 3 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan pembekalan kepada 120 peserta Program ADEM Repatriasi 2026 di Sidoarjo, Kamis, 2 Juli 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan pembekalan kepada 120 peserta Program ADEM Repatriasi 2026 di Sidoarjo, Kamis, 2 Juli 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

SIDOARJO, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali membuka akses pendidikan bagi anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) Repatriasi 2026. Sebanyak 120 peserta dari Malaysia dan Arab Saudi akan melanjutkan pendidikan jenjang SMA dan SMK di puluhan sekolah mitra yang tersebar di berbagai daerah di Jawa Timur.

Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri penjemputan dan pembekalan peserta Program ADEM Repatriasi di Hotel Premiere Place Airport, Sidoarjo, Kamis (2/7/2026). Menurutnya, program ini bukan sekadar membuka akses pendidikan, tetapi juga menjadi bentuk kehadiran negara bagi anak-anak Indonesia yang tumbuh di luar negeri.

Khofifah mengatakan seluruh peserta akan memperoleh kesempatan belajar yang sama dengan siswa lainnya, sekaligus mendapatkan pembinaan karakter dan penguatan wawasan kebangsaan selama menjalani pendidikan di Jawa Timur.

“Ini adalah wujud negara memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk memperoleh pendidikan terbaik bagi masa depan mereka sekaligus penguatan karakter,” ujarnya.

Program ADEM Repatriasi merupakan skema afirmasi pemerintah yang diperuntukkan bagi putra-putri PMI agar dapat melanjutkan pendidikan formal di Indonesia. Pada tahun ini, peserta berasal dari Jeddah, Johor Bahru, Sabah, dan Kuala Lumpur.

Dari total 120 peserta, sebanyak 92 siswa telah tiba di Jawa Timur saat kegiatan pembekalan berlangsung. Sebanyak 10 peserta dijadwalkan menyusul sehari kemudian, sedangkan sisanya akan datang pada 8 dan 9 Juli karena masih menunggu penyelesaian dokumen perjalanan.

“Yang dari Kuala Lumpur belum bisa hadir hari ini karena masih dalam proses pemenuhan dokumen,” terang Khofifah.

Seluruh peserta nantinya akan menempuh pendidikan di 29 sekolah yang tersebar di 13 kabupaten dan kota di Jawa Timur. Sekolah tersebut terdiri atas 18 SMA dan 11 SMK yang telah dipilih berdasarkan kesiapan fasilitas, kualitas pembelajaran, serta kemampuan mendampingi peserta yang berasal dari luar negeri.

Khofifah optimistis para peserta memiliki peluang yang sama untuk meraih prestasi akademik maupun nonakademik. Optimisme itu berkaca pada capaian peserta Program ADEM Papua yang tahun ini berhasil diterima di berbagai perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi maupun seleksi nasional.

“Anak-anak ADEM memiliki prestasi yang sangat baik. Lebih dari 50 anak diterima melalui jalur prestasi maupun jalur tes. Artinya mereka memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan terbaik,” ungkapnya.

Ia menilai keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa kesempatan belajar yang setara, disertai pendampingan yang tepat, mampu menghasilkan prestasi tanpa dipengaruhi latar belakang sosial maupun daerah asal peserta didik.

Selain aspek akademik, Khofifah meminta seluruh kepala sekolah dan tenaga pendidik memberikan perhatian terhadap pembentukan karakter peserta. Menurutnya, sekolah tidak hanya bertugas mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk kepribadian dan rasa cinta terhadap Indonesia.

“Pesan saya, mereka adalah putra-putri panjenengan. Tugas sekolah bukan hanya memberikan pengajaran, tetapi juga memperkuat karakter mereka,” katanya.

Ia menambahkan, penguatan karakter kebangsaan menjadi bekal penting bagi peserta ADEM Repatriasi yang selama ini tumbuh di luar negeri agar semakin memahami jati diri sebagai bangsa Indonesia.

Sebagai bentuk penguatan nasionalisme, Khofifah membagikan Bendera Merah Putih kepada seluruh peserta. Ia kemudian mengajak para siswa mengibarkan bendera dan menyanyikan lagu Tanah Airku serta Bendera sebagai simbol kecintaan terhadap Tanah Air.

“Anakku, kalau ada Bendera Merah Putih maka angkatlah bendera merah putih setinggi-tingginya,” tegasnya.

Khofifah juga mengingatkan bahwa keberagaman merupakan kekuatan bangsa Indonesia. Ia menyinggung semboyan *Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharma Mangrwa* yang berasal dari Kitab Sutasoma karya Mpu Tantular sebagai nilai luhur yang terus menjadi perekat persatuan bangsa.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan seluruh sekolah penerima telah dipersiapkan agar peserta dapat beradaptasi dengan cepat, baik dalam proses pembelajaran maupun kehidupan di lingkungan sekolah.

“Sekolah yang menerima Program ADEM Repatriasi merupakan sekolah terbaik yang telah kami siapkan agar mereka dapat menyesuaikan diri dengan siswa lainnya di Jawa Timur,” ujarnya.

Salah satu peserta asal Sekolah Indonesia Johor Bahru, Malaysia, Nurul Syafah Aulia, mengaku bersyukur memperoleh kesempatan mengikuti Program ADEM Repatriasi. Baginya, program tersebut menjadi harapan bagi anak-anak PMI yang selama ini menghadapi keterbatasan akses pendidikan formal di luar negeri.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah karena melalui program ini saya dapat melanjutkan pendidikan di Indonesia dengan fasilitas yang sangat baik. Semoga saya bisa berprestasi dan membanggakan Indonesia,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Nyanyi Taman Jurug di Wisuda Polteksi, Lanjutkan Pesan Penting bagi Lulusan
MagangHub Batch 3 Dibuka, Ini Jadwal Seleksi dan Pengumumannya
Tingkatkan Akses Minat Baca, Dispusip Jember Buka Layanan Perpustakaan Hingga Malam Hari
Khofifah Bantu 224 Murid di Probolinggo agar Tak Putus Sekolah
Satu Pengawas Jember Bisa Dampingi 40 Sekolah, Dispendik Siapkan Pengisian Baru
Pendaftaran MagangHub Batch 3 Ditutup Besok, Lulusan Baru Diminta Segera Melamar
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
Safari Inklusi Sukapura Dorong Sekolah Lebih Adaptif terhadap Kebutuhan Murid

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:49

Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Nyanyi Taman Jurug di Wisuda Polteksi, Lanjutkan Pesan Penting bagi Lulusan

Rabu, 4 November 2026 - 18:44

MagangHub Batch 3 Dibuka, Ini Jadwal Seleksi dan Pengumumannya

Rabu, 4 November 2026 - 12:55

Tingkatkan Akses Minat Baca, Dispusip Jember Buka Layanan Perpustakaan Hingga Malam Hari

Selasa, 3 November 2026 - 19:11

Khofifah Bantu 224 Murid di Probolinggo agar Tak Putus Sekolah

Selasa, 3 November 2026 - 18:58

Satu Pengawas Jember Bisa Dampingi 40 Sekolah, Dispendik Siapkan Pengisian Baru

Berita Terbaru