Khofifah Soroti Antrean Tebu di PG Ngadirejo, Target Swasembada Gula Melesat

Kamis, 28 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Khofifah meninjau proses produksi di PG Ngadirejo, Kediri, pekan lalu. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Khofifah meninjau proses produksi di PG Ngadirejo, Kediri, pekan lalu. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

KEDIRI, RadarBangsa.co.id — Antrean truk tebu di Pabrik Gula (PG) Ngadirejo, Kabupaten Kediri, menjadi sorotan saat Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turun langsung meninjau proses produksi gula di pabrik milik PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) itu, pekan lalu.

Di lokasi, Khofifah menyaksikan rantai produksi berjalan dari pembongkaran tebu, penggilingan, penyaringan nira, pengkristalan, hingga pengemasan gula. Aktivitas yang padat sejak pagi memperlihatkan tingginya pasokan tebu sekaligus besarnya tekanan agar mesin produksi tetap efisien di tengah musim giling.

“Insya Allah antrean ini segera terurai karena beberapa pabrik gula lain juga mulai melakukan penggilingan. Jadi proses perbaikan di berbagai lini terus dilakukan supaya ritme produksi bisa semakin baik,” kata Khofifah.

Kondisi itu dinilai penting karena PG Ngadirejo merupakan salah satu pabrik gula strategis di Jawa Timur dengan kapasitas terpasang 7.000 Ton Cane Per Day (TCD). Pada musim giling 2025, pabrik ini telah menggiling 10.676.262 kuintal tebu.

Khofifah menegaskan, kapasitas besar itu tak cukup hanya dijaga dari sisi volume. Yang lebih mendesak adalah peningkatan rendemen agar hasil gula dari setiap tebu bisa semakin optimal.

“Yang diharapkan tentu peningkatan rendemen. Insya Allah musim giling sekarang ini sudah bisa mencapai 8,5%. Artinya sudah ada peningkatan dibanding sebelumnya,” ucapnya.

Bagi publik, capaian itu bukan sekadar angka industri. Di tengah kebutuhan gula konsumsi yang terus naik, kinerja pabrik dan pasokan tebu dari petani menjadi penentu apakah target swasembada gula nasional bisa dipercepat atau justru kembali tertahan.

Data yang disampaikan menunjukkan posisi Jawa Timur masih sangat dominan. Kontribusi provinsi ini terhadap produksi gula nasional mencapai 51 persen. Bahkan, pada 2025, produksi gula kristal putih Jatim tercatat 1.343.995 ton, tertinggi dalam 10 tahun terakhir.

Angka itu jauh di atas Lampung yang sekitar 663.198 ton dan Jawa Tengah sekitar 344.243 ton. Dalam periode 2021–2025, rata-rata produksi gula Jatim juga berada di level 1,185 juta ton per tahun, menegaskan provinsi ini sebagai penopang utama gula nasional.

“Alhamdulillah, target nasional yang diharapkan adalah swasembada gula konsumsi. Maka yang harus terus diperkuat adalah produktivitas dan luas lahan, khususnya di Jatim,” kata Khofifah.

Di akhir peninjauan, ia juga mengapresiasi kerja petani tebu, pabrik gula, sektor perkebunan, dan seluruh pemangku kepentingan yang menjaga stabilitas produksi. Sementara itu, Direktur Utama PT SGN Mahmudi menegaskan optimisme bahwa target swasembada gula nasional bisa dicapai pada akhir 2026.

“Bahkan untuk produktivitas tebu di Jawa Timur tahun ini meningkat 1,5 juta ton dari tahun sebelumnya, kami berharap PG Ngadiredjo menjadi pilar swasembada gula nasional,” tegasnya.

Khofifah pun menutup kunjungan dengan pesan di karung gula produksi PG Ngadirejo. “Semangat, sukses, berkah untuk SGN dan pergulaan nasional,” pungkasnya.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global
Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta
Kemnaker Buka InaSkills 2026, Bidik Talenta untuk Kompetisi Dunia
Kemnaker Umumkan Pemenang Anugerah Informasi Publik 2026
Kemnaker Perpanjang Pendaftaran Mitra MagangHub hingga 29 Oktober
Menaker Paparkan Regulasi Baru untuk Perkuat Pelindungan Pekerja
Senator Cantik Anggota DPD RI Lia Istifhama Ajak Ibu LDII Lindungi Anak di Ruang Digital

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:18

Menaker Yassierli: Indonesia Siap Jadi Mitra Dialog Pekerja ASEAN di Tengah Gejolak Global

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:02

Kapolri Tekankan Integritas Personel serta Pelayanan Humanis untuk Perkuat Kepercayaan Publik

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:39

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub hingga 30 Oktober, Ini Jadwal Seleksi Peserta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:23

Kemnaker Buka InaSkills 2026, Bidik Talenta untuk Kompetisi Dunia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:08

Kemnaker Umumkan Pemenang Anugerah Informasi Publik 2026

Berita Terbaru