Komisi C DPRD Lamongan Sidak Jalan Lingkar Utara, Temukan Sejumlah Catatan Penting

Kamis, 21 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi C DPRD Lamongan, Ahmad Umar Buwang, SH, saat meninjau kondisi Jalan Lingkar Utara (JLU) dalam sidak bersama instansi terkait, Kamis (21/8/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Anggota Komisi C DPRD Lamongan, Ahmad Umar Buwang, SH, saat meninjau kondisi Jalan Lingkar Utara (JLU) dalam sidak bersama instansi terkait, Kamis (21/8/2025). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Komisi C DPRD Kabupaten Lamongan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Jalan Lingkar Utara (JLU) Lamongan, Kamis (21/8/2025). Sidak yang melibatkan Dinas Perhubungan Lamongan dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa–Bali X ini dilakukan setelah satu minggu masa uji coba jalan baru tersebut.

Ketua Komisi C DPRD Lamongan, Mahfud, menyampaikan pihaknya perlu turun langsung untuk memastikan kondisi di lapangan. Menurutnya, keberadaan JLU terbukti mampu mengurangi kepadatan arus lalu lintas di pusat kota, tetapi masih terdapat sejumlah catatan penting.

“Pada prinsipnya, kami dari Komisi C dan masyarakat Lamongan berterima kasih karena jalan ini sudah dibuka. Dampaknya cukup terasa, arus lalu lintas di dalam kota berkurang. Namun hasil evaluasi kami, masih banyak hal yang perlu segera diperhatikan,” ujar Mahfud.

Salah satu sorotan utama adalah keterbatasan jumlah traffic light. Saat ini baru tersedia tiga titik lampu lalu lintas, padahal kebutuhan ideal mencapai lima titik, terutama di perempatan Kaliotik dan Desa Balun. “Idealnya ada lima traffic light. Kalau tidak dipasang, arus kendaraan bisa saling berebut dan membahayakan pengguna jalan,” tegasnya.

Selain persoalan traffic light, minimnya penerangan jalan umum (PJU) juga menjadi perhatian serius. Mahfud menilai, lampu jalan yang ada belum memadai, sementara volume kendaraan di malam hari cukup tinggi. “Kondisi ini rawan sekali, apalagi bagi pengendara roda dua. Kami sudah menerima laporan kecelakaan yang menelan dua korban jiwa,” ungkapnya.

Ia menegaskan, keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas. “Kami minta pemerintah, baik provinsi maupun pusat, segera menambah lampu penerangan jalan. Jangan sampai masyarakat yang seharusnya terbantu dengan jalan baru justru terancam keselamatannya,” tambah Mahfud.

Pihak DPRD juga mendorong adanya penempatan petugas pengatur lalu lintas sementara. Mahfud menilai, keterlibatan desa sekitar penting untuk membantu, misalnya dengan menggerakkan relawan. “Kami mendorong Dishub bekerja sama dengan desa. Kepala desa bisa menggerakkan relawan untuk membantu pengaturan arus kendaraan, setidaknya sampai sarana pendukung lengkap tersedia,” jelasnya.

Komisi C DPRD Lamongan berencana melakukan koordinasi lebih lanjut dengan BBPJN Jawa–Bali di Surabaya serta Kementerian Perhubungan.

“Kami akan membawa hasil temuan sidak ini ke tingkat yang lebih tinggi agar segera ditindaklanjuti. JLU harus menjadi jalan yang benar-benar aman, nyaman, dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkas Mahfud.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru