BANGKALAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Bangkalan mempercepat penguatan UMKM lewat kurasi produk yang digelar di Kantor Dinas Koperasi, Kamis (23/4/2026). Langkah ini penting karena membuka jalan pelaku usaha lokal menembus pasar ritel modern sekaligus memperluas akses pembiayaan.
Program ini bukan sekadar seleksi administratif. Pemkab Bangkalan menggandeng pihak swasta seperti Indomaret dan dukungan perbankan dari BTN untuk menciptakan ekosistem UMKM yang lebih kompetitif dan terhubung langsung ke pasar.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Bangkalan, Moh. Rasuli, menegaskan kurasi menjadi pintu masuk bagi UMKM agar naik kelas. Produk yang lolos berpeluang masuk etalase ritel modern, sebuah langkah strategis untuk meningkatkan daya saing dan penjualan.
“Kegiatan ini bukan hanya seleksi, tetapi kemitraan nyata untuk membuka akses pasar dan permodalan. Kami ingin produk UMKM Bangkalan bisa tampil di jaringan ritel modern,” ujar Rasuli.
Dampaknya bagi masyarakat cukup luas. Selain meningkatkan omzet pelaku usaha, program ini berpotensi menciptakan lapangan kerja baru, memperkuat ekonomi lokal, serta meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk UMKM.
Namun, standar yang diterapkan cukup ketat. Pelaku usaha wajib memiliki legalitas seperti NIB, sertifikat halal, hingga izin PIRT. Produk juga harus mencantumkan komposisi dan masa kedaluwarsa, sebagai bentuk perlindungan konsumen.
Dalam prosesnya, setiap UMKM diminta mengajukan dua produk unggulan untuk diuji di Surabaya. Tahapan ini memastikan kualitas produk benar-benar layak bersaing di pasar regional hingga nasional.
“Melalui proses ini, kami ingin memastikan produk UMKM Bangkalan tidak hanya laku di lokal, tetapi mampu bersaing lebih luas,” tambahnya.
Rasuli berharap momentum ini dimanfaatkan maksimal oleh pelaku usaha. Menurutnya, keberhasilan UMKM menembus pasar modern akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Jika UMKM berkembang, ekonomi daerah ikut bergerak. Ini yang ingin kita dorong bersama,” pungkasnya.
Lainnya:
- Tekan Stunting, Bangkalan Genjot Tanam Padi Biofortifikasi Kaya Zat Besi
- May Day 2026: Saat Buruh Masih Rentan, BPJS Ketenagakerjaan Cairkan Santunan Rp744 Juta di Lamongan
- Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin








