Lamongan Punya Stok Sapi Kurban Terbesar di Jatim, Kebutuhan Idul Adha Dipastikan Aman

Minggu, 24 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau kesiapan hewan kurban di Peternakan Pak Suparto, Kedungpring, Lamongan, Minggu, 24 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau kesiapan hewan kurban di Peternakan Pak Suparto, Kedungpring, Lamongan, Minggu, 24 Mei 2026. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Kabupaten Lamongan kembali disorot sebagai daerah dengan ketersediaan sapi terbesar di Jawa Timur. Temuan itu disampaikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau kesiapan hewan kurban Idul Adha 1447 Hijriah, Minggu (24/5), di Peternakan Pak Suparto, Kedungpring.

Di lokasi yang sama, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memaparkan bahwa populasi sapi di Lamongan saat ini mencapai 108.792 ekor. Dari jumlah itu, ketersediaan sapi untuk kurban tahun 2026 mencapai 8.983 ekor, melampaui proyeksi kebutuhan yang diperkirakan 6.500 ekor.

“Lamongan masih menjadi salah satu daerah dengan ketersediaan sapi terbesar di Jawa Timur. Insyaallah kebutuhan hewan kurban aman dan tercukupi,” ujar Yuhronur.

Kondisi serupa juga terlihat pada komoditas ternak lain. Populasi kambing di Lamongan tercatat 101.496 ekor, dengan ketersediaan kurban 23.000 ekor dari proyeksi kebutuhan 20.000 ekor. Sementara populasi domba mencapai 91.571 ekor, dengan stok 18.000 ekor untuk kebutuhan 10.000 ekor.

Di tengah tingginya permintaan menjelang Idul Adha, pemerintah daerah memperketat pengawasan kesehatan hewan. Pemkab Lamongan melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan terus memeriksa kondisi ternak di kandang, lapak pinggir jalan, hingga pasar hewan.

Langkah itu dilakukan untuk mencegah risiko penyakit sekaligus memastikan hewan yang dijual benar-benar layak kurban. Pemantauan lalu lintas ternak juga diperkuat agar hewan yang keluar masuk wilayah Lamongan dilengkapi dokumen kesehatan resmi.

“Vaksinasi rutin juga terus dilakukan sebagai langkah pencegahan penyakit menular, terutama Penyakit Mulut dan Kuku (PMK),” kata Yuhronur.

Ia menambahkan, pemerintah juga melakukan desinfeksi di pasar hewan serta sosialisasi kepada peternak agar pencegahan penyakit berjalan lebih efektif.

“Selain itu, kami juga melakukan desinfeksi area pasar hewan dan sosialisasi kepada peternak terkait pencegahan serta pengendalian penyakit hewan,” ujarnya.

Khofifah mengapresiasi para peternak Lamongan yang dinilai mampu menjaga pasokan hewan kurban di tengah tingginya kebutuhan masyarakat. Ia menyebut kondisi ini menunjukkan perputaran ekonomi yang bergerak dan kepercayaan publik yang tetap terjaga.

“Ini masih tanggal 7 Dzulhijah, jadi potensi penjualan masih terus ada. Terlebih Lamongan adalah daerah dengan ketersediaan sapi yang besar sehingga kondisi ini aman dan sehat, dan ini harus disampaikan kepada publik,” tutur Khofifah.

Dari sisi peternak, Suparto mengaku menyiapkan 300 ekor sapi untuk kurban tahun ini. Sekitar 70 persen di antaranya sudah terjual ke berbagai daerah, mulai Surabaya, Gresik, Sidoarjo, hingga luar Jawa.

“Memang ada peningkatan biaya produksi, tapi harga jual juga meningkat. Kami sangat terbantu dengan vaksin gratis dari pemerintah,” kata Suparto.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember
95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang
Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur 2027, Ini Aturan Kerja dan Cuti Bersamanya
Khofifah Percepat BSPS di Jatim, 12.371 Rumah Sudah Masuk Tahap Konstruksi
RSUD H. Moh. Ruslan Mataram Siapkan One Stop Service Pemeriksaan Calon Jemaah Haji 2027

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:45

Beda Pilihan Politik Harus Dikesampingkan, Gus Fawait: Sekarang Waktunya Bangun Jember

Rabu, 16 September 2026 - 17:58

95 Lukisan SBY Dipamerkan di Surabaya, Khofifah Soroti Karya tentang Tsunami Aceh

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 16 September 2026 - 09:43

Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September

Rabu, 16 September 2026 - 09:38

Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Berita Terbaru