Lamongan Tambah 6 Pompa di Sluis Kuro, Bupati Yuhronur Genjot Debit 2.500 Liter per Detik Jelang Ramadhan

Rabu, 18 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penambahan pompa di Sluis Kuro, Karangbinangun, Rabu (28/2). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Penambahan pompa di Sluis Kuro, Karangbinangun, Rabu (28/2). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Pemerintah Kabupaten Lamongan mempercepat penanganan banjir dengan menambah enam unit pompa air di Sluis Kuro, Kecamatan Karangbinangun, Rabu (28/2). Langkah ini ditempuh menyusul masih tingginya genangan air di sejumlah desa terdampak dan selisih muka air yang mencapai hampir satu meter antara Kuro luar dan Kuro dalam.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengatakan penambahan pompa merupakan hasil koordinasi intensif bersama Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo, Dinas PU SDA Provinsi Jawa Timur, serta BPBD Jatim. Dari total enam unit, dua pompa berasal dari BBWS Bengawan Solo, tiga unit dari PU SDA Provinsi Jatim, dan satu unit dari BPBD Jatim.

“Dengan tambahan ini, kapasitas pembuangan air mencapai sekitar 2.500 liter per detik. Perbedaan ketinggian air di Kuro luar dan dalam masih tinggi, sehingga kita genjot pengeluaran air agar genangan cepat surut. Tentu kita berharap cuaca mendukung,” ujar Bupati yang akrab disapa Pak Yes.

Selain optimalisasi pompa di Sluis Kuro, Pemkab Lamongan juga mulai membuka pintu air Waduk Gondang di Kecamatan Sugio secara bertahap. Air dialirkan ke waduk-waduk kecil di sekitarnya untuk mengurangi beban tampungan dan mencegah limpasan yang berpotensi memperparah banjir di hilir.

Langkah teknis tersebut dinilai krusial mengingat banjir berdampak pada aktivitas ekonomi, akses pendidikan, serta mobilitas warga. Beberapa desa di Kecamatan Karangbinangun dan Deket masih mengalami genangan yang menghambat distribusi logistik dan aktivitas perdagangan harian.

Menjelang Ramadhan, Pemkab Lamongan juga menyalurkan bantuan sembako ke desa terdampak, di antaranya Desa Sidomulyo (Kecamatan Deket), Desa Soko, dan Desa Blawi (Kecamatan Karangbinangun). Bantuan difokuskan bagi warga yang kesulitan mengakses kebutuhan pokok akibat terbatasnya jalur distribusi.

“Proses penyaluran bantuan terus kami atur. Menghadapi Ramadhan dan keterbatasan akses belanja, kami tambahkan bantuan sembako agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi,” tegasnya.

Pemkab memastikan koordinasi lintas instansi terus diperkuat untuk mempercepat penanganan banjir sekaligus meminimalkan dampak sosial-ekonomi yang lebih luas.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Tanda Tangani Prasasti, Bupati Kendal Resmikan Sumur Bor Bantuan CSR PT Arlisco Elektrika
BPTD Kelas II Jatim Perkuat Sinergi Antar Stakeholder Menuju Zero ODOL 2027
Biro Adpim Jatim Raih Bronze Winner AHI 2026 di Surakarta
Kapolres Kendal Ucapkan Selamat HUT TNI ke-81, Tekankan Sinergitas
Ahmad Dhafir Soroti Tata Kelola PDAM Bondowoso: ‘Kalau Pondasinya Rapuh, Penyertaan Modal Akan Runtuh’
Seleksi BPD Desa Karang Lamongan Disorot : Musyawarah Diduga Cuma Formalitas, Etika Ikut Dipertanyakan
200+ Perusahaan Beroperasi di Tambaksawah, Pemkab Sidoarjo Dekatkan Layanan Pajak
Kendal Masuk Lima Besar Nasional, Raih Terbaik I PPD 2026
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:40

Tanda Tangani Prasasti, Bupati Kendal Resmikan Sumur Bor Bantuan CSR PT Arlisco Elektrika

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:27

BPTD Kelas II Jatim Perkuat Sinergi Antar Stakeholder Menuju Zero ODOL 2027

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:26

Biro Adpim Jatim Raih Bronze Winner AHI 2026 di Surakarta

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:15

Kapolres Kendal Ucapkan Selamat HUT TNI ke-81, Tekankan Sinergitas

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:09

Ahmad Dhafir Soroti Tata Kelola PDAM Bondowoso: ‘Kalau Pondasinya Rapuh, Penyertaan Modal Akan Runtuh’

Berita Terbaru