SURABAYA, RadarBangsa.co.id – Komitmen Jawa Timur dalam memperkuat kualitas aparatur sipil negara kembali mendapatkan sorotan nasional. Pada gelaran National Future Learning Forum atau LAN Awards 2025 di Jakarta, Rabu (3/12), Pemerintah Provinsi Jawa Timur sukses membawa pulang tiga penghargaan bergengsi sekaligus. Prestasi ini menuai apresiasi dari anggota MPR RI dari DPD, Lia Istifhama, yang menilai capaian tersebut sebagai bukti transformasi nyata dalam pengembangan SDM aparatur.
Menurut Ning Lia, langkah Pemprov Jatim menunjukkan peningkatan sistemik dalam reformasi birokrasi. Ia menilai penghargaan itu tidak berdiri sendiri, melainkan hasil dari proses panjang yang dijalankan secara konsisten. “Ini bukan sekadar seremoni, tetapi indikator kuat bahwa pembangunan SDM aparatur di Jatim bergerak pada jalur yang benar. Prestasi ini lahir dari kerja kolektif yang terukur,” ujarnya, Kamis (4/12).
Penghargaan pertama yang diterima Jatim adalah kategori Transformational Leader yang diberikan kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Khofifah menjadi satu-satunya gubernur di Indonesia yang menerima predikat tersebut pada tahun ini. Penghargaan kedua adalah Penyelenggaraan ASN Corporate University (Corpu) Tingkat Provinsi, yang memperlihatkan kemampuan Jatim membangun ekosistem pembelajaran berkelanjutan bagi aparatur. Sedangkan penghargaan ketiga diraih Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jawa Timur sebagai Lembaga Pelatihan ASN Berprestasi Tingkat Daerah Terbaik I, sekaligus menandai keberhasilan keempat kalinya.
Tiga penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala LAN RI, Muhammad Taufiq, kepada perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Ning Lia menambahkan bahwa standar penilaian LAN selama ini dianggap sebagai rujukan kredibel bagi lembaga pemerintah dalam memperbaiki kualitas tata kelola pelatihan. “Penilaiannya cukup ketat, sehingga capaian ini menegaskan kesiapan Jatim bersaing dalam peningkatan kapasitas aparatur,” katanya.
Ia berharap prestasi ini menjadi pendorong untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, Jawa Timur memiliki peluang besar melahirkan inovasi baru dalam pengembangan SDM. “Insya Allah, Jawa Timur akan terus berupaya menjadi lebih baik dari waktu ke waktu,” tuturnya.
Penulis : Nul
Editor : Zainul Arifin


















Komentar