Lonjakan Pelanggaran di Operasi Zebra Semeru 2025 di Lamongan

- Redaksi

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Satlantas Polres Lamongan melakukan pemantauan lalu lintas selama Operasi Zebra Semeru 2025. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas Satlantas Polres Lamongan melakukan pemantauan lalu lintas selama Operasi Zebra Semeru 2025. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Operasi Zebra Semeru 2025 yang digelar Polres Lamongan selama sepekan mencatat lonjakan signifikan jumlah pelanggaran lalu lintas. Sejak dimulai pada 17 hingga 22 November 2025, petugas mencatat total 811 pelanggaran melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan 9.270 teguran langsung kepada pengendara.

Kasatlantas Polres Lamongan AKP I Made Jata Wiranegara melalui Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid mengatakan bahwa temuan tersebut menunjukkan masih rendahnya kepatuhan berlalu lintas di wilayah setempat. Ia menjelaskan bahwa pelanggaran paling dominan terekam oleh kamera ETLE statis, terutama menerobos lampu merah sebanyak 455 kasus. Pelanggaran marka atau U-Turn tercatat 5 kasus, sementara pengendara yang tidak mengenakan sabuk keselamatan mencapai 179 kasus. Pada ETLE mobile, pelanggar yang tidak memakai helm berjumlah 172 pengendara.

“Setiap pelanggaran yang terekam otomatis dikirimkan kepada pemilik kendaraan. Kami berharap teknologi ETLE ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa keselamatan harus menjadi prioritas,” ujarnya.

Selain penindakan, jajaran Satlantas juga mengedepankan pendekatan edukatif melalui teguran langsung. Menurut Hamzaid, jumlah teguran yang mencapai lebih dari 9 ribu kasus menunjukkan perlunya peningkatan disiplin dasar, seperti penggunaan helm dan kepatuhan rambu.

Ia menegaskan bahwa Operasi Zebra tidak sekadar tindakan represif, tetapi menjadi upaya berkelanjutan menekan angka kecelakaan. “Kami mengajak warga agar lebih peduli. Jalan raya harus menjadi ruang yang aman bagi semua,” katanya.

Lainnya:

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal
Menteri PKP Turun ke Bangkalan, 573 Rumah Warga Siap Dibedah Tahun Ini
Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948
Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global
Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027
BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan
Bupati Bangkalan Genjot Bibit Lele, Siapkan Perikanan Jadi Penopang Ekonomi Warga
Blitar Siaga Kemarau 2026, 21 Desa Masuk Zona Merah Kekeringan

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:58 WIB

Darurat Lapangan Kerja, Wamenaker Ungkap 155 Juta Pekerja Masih Bertahan di Sektor Informal

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:02 WIB

Di Tengah Konflik Dunia, Khofifah Serukan Perdamaian dari Surabaya Saat Nyepi 1948

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:53 WIB

Saat Dunia Memanas, Khofifah Pilih Panggung Nyepi untuk Serukan Stop Perang Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:49 WIB

Jembatan Tarik Nyaris Tumbang, Pemkab Sidoarjo Pastikan Dibangun 2027

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:19 WIB

BPBD Batang Dorong Adaptasi Rob, Kawasan Terdampak Disulap Jadi Wisata Perikanan

Berita Terbaru