Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Pantai Glagah Wangi Demak

Senin, 9 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas mengevakuasi jenazah pria tanpa identitas yang ditemukan di Pantai Glagah Wangi Demak, Sabtu (7/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Petugas mengevakuasi jenazah pria tanpa identitas yang ditemukan di Pantai Glagah Wangi Demak, Sabtu (7/3/2026). (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

DEMAK, RadarBangsa.co.id – Warga Desa Tambakbulusan, Kecamatan Karangten gah, Kabupaten Demak digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria tanpa identitas di kawasan Pantai Glagah Wangi Istambul, Sabtu (7/3/2026). Jenazah tersebut ditemukan dalam kondisi tanpa busana dan sudah mengalami pembusukan cukup lanjut.

Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban serta penyebab pasti kematiannya. Jenazah telah dievakuasi ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Penemuan mayat itu bermula ketika dua warga setempat, Aminah (55) dan Duki alias Bajang (57), sedang mencari barang rongsokan di sekitar pesisir pantai. Saat menyusuri area tepi pantai, keduanya melihat sesuatu yang mencurigakan menyerupai tubuh manusia tergeletak di pasir.

Setelah didekati, keduanya terkejut karena yang mereka temukan benar-benar jenazah manusia dalam kondisi tanpa busana. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada warga lain di sekitar lokasi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kasi Humas Polres Demak, Iptu Said Nu’man Murod, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Menurutnya, kedua saksi awalnya memastikan kondisi korban sebelum akhirnya melapor kepada pihak berwenang.

“Saat itu kedua saksi menemukan sesosok mayat yang tergeletak di tepi pantai dalam kondisi tanpa busana,” ujar Nu’man, Senin (9/3/2026).

Setelah memastikan temuan tersebut, Aminah dan Duki meminta bantuan Parno (47), seorang nelayan yang berada tidak jauh dari lokasi. Informasi itu kemudian disampaikan kepada Kepala Desa Tambakbulusan, Ahmad Khabibullah, yang selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Mendapat laporan warga, petugas Polres Demak bersama aparat terkait segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas juga mengamankan area sekitar guna kepentingan penyelidikan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, kondisi jenazah diperkirakan telah meninggal dunia sekitar tiga minggu sebelum ditemukan. Hal itu terlihat dari kondisi tubuh korban yang sudah mengalami pembusukan cukup lanjut.

“Dari kondisi jenazah, diperkirakan korban sudah meninggal sekitar tiga minggu sebelum ditemukan,” jelas Nu’man.

Saat ditemukan, kondisi fisik korban cukup memprihatinkan. Tubuhnya tanpa busana, mata menonjol keluar, serta mulut mengeluarkan cairan.

Polisi juga merilis sejumlah ciri-ciri fisik korban guna membantu proses identifikasi. Jenazah diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan panjang tubuh sekitar 150 sentimeter dan diperkirakan berusia antara 40 hingga 50 tahun.

Korban memiliki ciri khusus pada bagian gigi. Rahang bawah tidak memiliki gigi atau ompong, sementara pada rahang atas gigi pertama kanan dan kiri tidak ada serta gigi kedua kanan dalam kondisi patah.

Jenazah kemudian dievakuasi oleh petugas ke RSUD Sultan Fatah Demak untuk dilakukan autopsi. Pemeriksaan medis tersebut bertujuan mengetahui penyebab pasti kematian sekaligus membantu proses identifikasi korban.

Hingga kini, belum ada pihak keluarga yang melapor atau menghubungi Polres Demak terkait penemuan mayat tersebut. Polisi pun mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor.

“Kami berharap masyarakat yang mengenali ciri-ciri korban segera melapor ke kantor polisi terdekat atau melalui Call Center Polri 110,” pungkas Nu’man.

Penulis : Bandi

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Sengketa Sawah 3.653 M² di Lamongan Memanas, Ahli Waris Persoalkan Surat Jual Beli 1984
Tak Temukan Titik Api, Polsek Laren dan Koramil Tetap Wanti-wanti Warga Soal Karhutla di Lamongan
Polsek Laren Wanti-wanti Curanmor, Perangkat Desa di Lamongan Diminta Perkuat Kewaspadaan Warga
Sepakat Damai, Kejari Pasuruan Hentikan Kasus Dugaan Pencurian Motor Lewat Restorative Justice
Kejari Lamongan Panggil Kades Brengkok dan Ketua Pokmas Terkait Dugaan Pungli PTSL
Polsek Laren Sosialisasikan Layanan 110 di Pelangwot, Warga Lamongan Diajak Aktif Jaga Kamtibmas
Patroli Hutan Pelangwot, Polsek Laren Pastikan Tak Ada Titik Api Karhutla di Lamongan
Patroli Malam di Gampangsejati, Polsek Laren Ingatkan Pengunjung Warkop Waspada Curanmor di Lamongan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:12

Tak Temukan Titik Api, Polsek Laren dan Koramil Tetap Wanti-wanti Warga Soal Karhutla di Lamongan

Rabu, 16 September 2026 - 19:02

Polsek Laren Wanti-wanti Curanmor, Perangkat Desa di Lamongan Diminta Perkuat Kewaspadaan Warga

Selasa, 15 September 2026 - 23:32

Sepakat Damai, Kejari Pasuruan Hentikan Kasus Dugaan Pencurian Motor Lewat Restorative Justice

Selasa, 15 September 2026 - 16:34

Kejari Lamongan Panggil Kades Brengkok dan Ketua Pokmas Terkait Dugaan Pungli PTSL

Selasa, 15 September 2026 - 15:56

Polsek Laren Sosialisasikan Layanan 110 di Pelangwot, Warga Lamongan Diajak Aktif Jaga Kamtibmas

Berita Terbaru