Mendag Budi Santoso Bidik Furnitur Jati Banyuwangi Rajai Pasar Dunia

Sabtu, 29 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mendag Budi Santoso saat melihat produksi furnitur jati di Banyuwangi, Sabtu (29/8). (Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Mendag Budi Santoso saat melihat produksi furnitur jati di Banyuwangi, Sabtu (29/8). (Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

BANYUWANGI, RadarBangsa.co.id – Furnitur berbahan kayu jati produksi Banyuwangi terus menembus pasar mancanegara. Produk yang dibuat untuk kebutuhan hotel dan resor itu kini dipasarkan ke sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat dan Maladewa.

Potensi ekspor tersebut mendapat perhatian Menteri Perdagangan (Mendag) RI Budi Santoso saat melakukan kunjungan kerja selama dua hari di Banyuwangi, Jumat-Sabtu (28-29/8/2026).

Dalam kunjungannya, Budi mendatangi sejumlah pelaku usaha berorientasi ekspor, salah satunya PT Warisan Eurindo Furniture di Kecamatan Kalipuro.

Di perusahaan tersebut, Mendag melihat langsung proses produksi furnitur berbahan utama kayu jati, mulai dari meja, kursi, daybed hingga kabinet.

Produk-produk tersebut mayoritas dibuat untuk memenuhi kebutuhan hotel dan resor. Budi juga melihat proses ekspor perusahaan yang telah menjangkau pasar luar negeri.

“Baru saja pabrik ini melepas ekspor ke Malaysia. Bagus. Perusahaan ini juga memiliki sistem verifikasi legalitas dan kelestarian (SVLK), jadi ramah lingkungan,” ujar Budi.

HRD Manager PT Warisan Eurindo Furniture, Wiwit Gita Ariwiyanti, mengatakan sekitar 90 persen produksi perusahaan ditujukan untuk pasar luar negeri.

Amerika Serikat dan Maladewa menjadi salah satu pasar utama. Produk perusahaan juga dipasarkan ke sejumlah negara di Eropa dan kawasan Timur Tengah.

Menurut Gita, kayu jati menjadi bahan utama dalam produksi. Furnitur dibuat berdasarkan pesanan sehingga desain dan jumlah produksinya disesuaikan dengan kebutuhan pasar.

“Bahannya 90 persen kayu, 100 persen kayu jati. Ada material pendukung biasanya dari metal atau rotan,” jelasnya.

Mendag Budi Santoso mengatakan pemerintah akan terus membantu pelaku usaha meningkatkan ekspor. Menurutnya, Indonesia memiliki keunggulan bahan baku seperti kayu jati dan rotan yang dapat menjadi kekuatan industri furnitur nasional.

“Kita ingin ekspor furnitur kita merajai dunia. Apalagi produk yang bahannya dari rotan dan kayu jati,” ujarnya.

Salah satu langkah yang disiapkan Kementerian Perdagangan adalah menggelar pameran khusus furnitur di Jakarta pada Oktober mendatang.

Para eksportir furnitur akan didorong ikut serta dalam pameran tersebut agar dapat bertemu langsung dengan calon buyer dari berbagai negara.
Pemerintah juga membuka peluang bagi UMKM Banyuwangi yang memiliki produk potensial tetapi belum mampu menembus pasar internasional.

Mendag mengatakan pelaku UMKM akan dihubungkan dengan jaringan perwakilan perdagangan Indonesia di 33 negara, termasuk Atase Perdagangan dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC).

“Kami akan menghubungkan UMKM dengan jaringan perwakilan perdagangan Indonesia di 33 negara, termasuk Atase Perdagangan dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC),” pungkas Mendag.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah
Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan
Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri
Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 18:30

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah

Selasa, 3 November 2026 - 19:42

Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan

Selasa, 3 November 2026 - 07:46

Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri

Selasa, 3 November 2026 - 06:46

Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Berita Terbaru