Menteri PPN Tinjau Kawasan Industri Pantura, Lamongan Siap Jadi Magnet Investasi

Jumat, 31 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Rachmat Pambudy meninjau kawasan industri Pantura di PT Lamongan Integrated Shorebase (LIS), Kecamatan Paciran, Kamis (30/7/2026). Dalam kunjungan tersebut, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memaparkan potensi besar Lamongan sebagai salah satu simpul pertumbuhan ekonomi di kawasan Gerbangkertosusila.

Bupati yang akrab disapa Pak Yes menjelaskan, struktur perekonomian Kabupaten Lamongan ditopang sektor pertanian yang berkontribusi sekitar 30 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Sektor industri pengolahan juga memberikan kontribusi sekitar 12 persen sehingga menjadi fondasi kuat dalam pengembangan kawasan industri terintegrasi.

Menurut Pak Yes, Pemerintah Kabupaten Lamongan telah menetapkan kawasan peruntukan industri seluas 7.419 hektare. Dari jumlah tersebut, sekitar 6.128 hektare masih tersedia untuk dikembangkan sebagai kawasan investasi baru.

“Pelabuhan ini akan menjadi salah satu penopang kawasan industri Pantura. Kami berharap dukungan pemerintah pusat untuk penguatan infrastruktur agar pengembangan kawasan industri Lamongan semakin optimal,” ujar Pak Yes.

Untuk mempercepat pengembangan kawasan industri, Pemkab Lamongan mengusulkan sejumlah proyek strategis kepada pemerintah pusat. Usulan tersebut meliputi pelebaran Jalan Daendels yang menghubungkan Manyar, Kabupaten Gresik hingga perbatasan Kabupaten Tuban, percepatan pembangunan Jalan Tol Gresik–Tuban, serta pengembangan sistem penyediaan air bersih guna memenuhi kebutuhan investasi dan industri.

Menanggapi paparan tersebut, Menteri PPN Rachmat Pambudy menilai Lamongan memiliki fondasi yang kuat untuk berkembang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. Menurutnya, kekuatan sektor pertanian dapat diintegrasikan dengan sektor industri sehingga menghasilkan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat.

“Lamongan memiliki kekuatan di sektor pertanian yang dapat diintegrasikan dengan industri sehingga menciptakan nilai tambah,” ungkap Rachmat.

Ia juga mengapresiasi keberadaan PT Lamongan Integrated Shorebase (LIS) yang memiliki fasilitas pelabuhan berstandar internasional. Menurutnya, pengembangan pelabuhan harus diimbangi peningkatan konektivitas infrastruktur jalan agar mampu memperkuat investasi, memperlancar sistem logistik, dan mendorong percepatan pertumbuhan kawasan industri Pantura.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah
Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan
Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri
Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang
Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja
24 Tim dari 18 Kecamatan Ramaikan Bupati Cup Free Fire Pasuruan
Seni Budaya Kendal Tampil di Panggung Nasional TMII, Sedot Perhatian Pengunjung
Kemnaker Fasilitasi 100 Pekerja Musik, Dorong Kompetensi dan Pelindungan Profesi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 18:30

SMSI Siap Kawal Prabowo, Ini Sikap Organisasi Pers terhadap Pemerintah

Selasa, 3 November 2026 - 19:42

Yassierli Targetkan Pendampingan Produktivitas Menjangkau Ratusan Ribu Perusahaan

Selasa, 3 November 2026 - 07:46

Kemnaker-IWIP Perkuat SDM Lokal, 80 Persen Peserta Magang Masuk Kawasan Industri

Selasa, 3 November 2026 - 06:46

Lia Istifhama Turun Langsung, Donor Darah HUT DPD RI di Jatim Tembus 100 Orang

Senin, 2 November 2026 - 10:14

Pemprov Jatim Raih Satya JKN Awards 2026, Khofifah Perkuat Perlindungan Pekerja

Berita Terbaru