Meriah! Festival Banjari Hari Santri di Pasuruan Diserbu Pelajar

Minggu, 9 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Pasuruan H. M. Shobih Asrori menghadiri Festival Al Banjari se-Pasuruan Raya di Kampus STEBI Syaikhona Kholil Sidogiri. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

Wakil Bupati Pasuruan H. M. Shobih Asrori menghadiri Festival Al Banjari se-Pasuruan Raya di Kampus STEBI Syaikhona Kholil Sidogiri. (Foto Dok Ho/RadarBangsa.co.id)

PASURUAN, RadarBangsa.co.id – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 di Kabupaten Pasuruan berlangsung dengan suasana semarak dan penuh kebersamaan. Salah satu momen yang paling menyita perhatian publik adalah Festival Al Banjari tingkat SLTA se-Pasuruan Raya yang digelar oleh kampus Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Islam (STEBI) Syaikhona Kholil Sidogiri.

Kegiatan yang dipusatkan di halaman kampus ini menjadi ajang unjuk kreativitas sekaligus wadah penguatan tradisi dakwah melalui seni musik islami. Ribuan peserta dan penonton memenuhi area acara, mulai dari pelajar, santri, hingga masyarakat umum yang datang untuk menyaksikan kemeriahan festival yang berlangsung sepanjang hari.

Festival Al Banjari ini mendapat dukungan luas dari berbagai kalangan, termasuk Pemerintah Kabupaten Pasuruan dan Aliansi BEM Pasuruan Raya. Dukungan tersebut dianggap sebagai bukti nyata bahwa kolaborasi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan gerakan mahasiswa dapat melahirkan kegiatan bernilai strategis dan berdampak sosial.

Rektor STEBI Syaikhona Kholil Sidogiri, H. Chulil Barory, SE., MM., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini dengan sukses dan lebih meriah dibanding tahun sebelumnya. “Alhamdulillah, tahun ini STEBI Syaikhona Kholil Sidogiri bisa memperingati Hari Santri Nasional dengan lebih bergema. Festival Al Banjari ini kami selenggarakan sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi dakwah dan budaya pesantren yang terus hidup di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan STEBI Sidogiri diharapkan tidak hanya menjadi institusi akademik, tetapi juga pusat pemberdayaan masyarakat yang berakar pada nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan. “Kami ingin keberadaan kampus ini memberi manfaat luas bagi masyarakat Pasuruan dan sekitarnya. Dengan biaya pendidikan yang terjangkau, kami ingin menjadi rujukan bagi para santri yang ingin melanjutkan studi hingga jenjang sarjana,” tutur Chulil Barory.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kampus dengan motto “Kuliah Ala Santri” ini terus berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berdaya guna di masyarakat. “Kami berupaya membangun ekosistem pendidikan yang berdampak. Para dosen, mahasiswa, dan alumni didorong agar berperan aktif di berbagai sektor sosial dan ekonomi, sekaligus menjaga nilai-nilai dakwah dan moralitas,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Pasuruan, H. M. Shobih Asrori, yang akrab disapa Gus Shobih, turut hadir dan memberikan sambutan. Ia menilai bahwa kegiatan semacam ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga refleksi dari semangat santri dalam merawat tradisi dan menghadapi tantangan zaman. “Digitalisasi dakwah menjadi langkah strategis untuk memperkuat peran santri di era modern. Dakwah tidak cukup hanya di mimbar, tetapi juga harus menjangkau ruang digital agar pesan-pesan kebaikan semakin luas diterima masyarakat,” tegasnya.

Gus Wabup juga menyoroti pentingnya sinergi antara lembaga pendidikan keagamaan dan pemerintah daerah. “Kerja sama antara Pemkab Pasuruan dan STEBI Sidogiri akan terus diperkuat, terutama dalam agenda peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan sosial keagamaan. Kami percaya, kolaborasi seperti ini akan membawa manfaat besar bagi masyarakat Pasuruan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Dukungan serupa datang dari Koordinator Aliansi BEM Pasuruan Raya, M. Ubaidillah Abdi, yang turut hadir dalam acara. Ia menilai Festival Al Banjari ini sebagai contoh ideal dari semangat mahasiswa santri yang tidak hanya berpikir kritis, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga tradisi keislaman. “Kami dari Aliansi BEM Pasuruan Raya sangat bangga dengan langkah BEM STEBI Sidogiri. Ini bukti bahwa mahasiswa mampu merawat budaya dan menyalurkan dakwah melalui medium seni,” kata Ubaidillah.

Ia menambahkan, festival ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk memperkuat silaturahmi antar generasi muda di Pasuruan Raya. “Kami mendukung setiap kegiatan yang berdampak positif bagi masyarakat dan memperkuat nilai kebersamaan di kalangan pelajar dan santri,” pungkasnya.

Kegiatan ditutup dengan penampilan finalis terbaik yang menampilkan lagu-lagu shalawat bernuansa semangat kebersamaan dan cinta tanah air. Festival Al Banjari STEBI Sidogiri diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan dakwah berbasis budaya dan teknologi tanpa meninggalkan akar tradisi pesantren

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa
Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton
PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke
2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke
Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu
Di Hadapan 109 Mahasiswa Unhan, Khofifah Paparkan Potensi Pangan Jatim Menuju Kedaulatan Nasional
Kemnaker Seleksi Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II, Mulai Magang 21 September
Kemnaker-Baznas Perluas Akses Kerja Inklusif, Disabilitas hingga Magang ke Jepang

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:43

PERWOSI Lamongan Periode 2025–2029 Dilantik, Bidik Atlet Perempuan hingga Pelosok Desa

Rabu, 16 September 2026 - 14:36

Produksi Garam Lamongan Baru 1.317 Ton, Pemkab Optimistis Kejar Target 20.000 Ton

Rabu, 16 September 2026 - 13:58

PSC 119 RSUD HMR Raih Gold Status, Respons Kurang dari 10 Menit Jadi Kunci Penanganan Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:52

2.432 Kader TP PKK Dilibatkan, Kota Mataram Perkuat Jejaring Siaga Stroke

Rabu, 16 September 2026 - 13:08

Sidoarjo Jadi Daerah Percontohan InCircular, Subandi Dorong Pengelolaan Sampah dari Hulu

Berita Terbaru