Motif Cemburu, Pemuda Bertato di Lamongan Aniaya dan Ancam Bunuh Korban dengan Parang

Senin, 4 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Polsek Sukodadi mengamankan AS (24), terduga pelaku penganiayaan dan pengancaman bermotif asmara di Lamongan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa)

Petugas Polsek Sukodadi mengamankan AS (24), terduga pelaku penganiayaan dan pengancaman bermotif asmara di Lamongan. (Foto Dok Ho/RadarBangsa)

LAMONGAN, RadarBangsa.co.id — Kecemburuan terhadap seorang penjaga warung miras atau purel berujung pada aksi kekerasan brutal yang dilakukan seorang pemuda bertato di Kabupaten Lamongan. Pelaku berinisial AS (24), warga Dusun Kudon, Desa Madulegi, Kecamatan Sukodadi, ditangkap polisi setelah menganiaya dan mengancam akan membunuh seorang pria, yang diduga menjadi rival cintanya.

Korban, Moh. Abdul Aziz (25), mengalami luka serius setelah dianiaya pelaku menggunakan tangan kosong di kawasan Pasar Burung Ngaglik Timur, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Lamongan, pada Minggu, (3/8/2025), sekitar pukul 14.30 WIB. Aksi kekerasan ini diduga dipicu oleh perselisihan asmara.

“Korban mengalami luka cukup parah di bagian kepala hingga tulang dahinya pecah. Ia sempat dirawat di Puskesmas Sukodadi sebelum dirujuk ke RS Muhammadiyah Lamongan,” kata Kapolsek Sukodadi, Iptu Moch Shokep, Senin, (4/8/2025).

Tidak berhenti di situ, sekitar pukul 17.00 WIB di hari yang sama, AS mendatangi rumah korban di Dusun Kudon, Desa Madulegi. Pelaku datang sambil mengacungkan sebilah parang kecil dan menggedor pintu rumah keluarga korban.

“Saya kaget, dia menggedor pintu rumah sambil mengacungkan parang. Dia teriak-teriak cari Aziz,” ungkap Suseno (34), kakak korban yang menjadi saksi kejadian.

Dalam kondisi marah, pelaku juga merusak sepeda motor milik korban. Ban dan jok motor dirusak menggunakan senjata tajam yang dibawanya.

Merasa nyawa keluarganya terancam, Suseno segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sukodadi. Petugas yang menerima laporan langsung bergerak cepat. Tak lama kemudian, AS berhasil diamankan di lokasi dan langsung dibawa ke Mapolsek untuk diperiksa lebih lanjut.

“Pelaku mengakui semua perbuatannya. Motifnya adalah kecemburuan terhadap seorang wanita yang diduga menjadi penjaga warung miras,” ujar Iptu Shokep.

Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita sebilah parang kecil sebagai barang bukti. Kasus ini telah dilimpahkan ke Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Lamongan untuk proses hukum lebih lanjut.

Penulis : Nul

Editor : Zainul Arifin

Berita Terkait

Rumah Lansia di Deket Lamongan Dibobol, HP dan Perhiasan Emas Hilang
Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam
Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor
Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati
Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan
58 HP Senilai Rp310 Juta Dicuri, Pelarian Pembobol Konter Sragen Berakhir
Sterilisasi Stadion Surajaya, Polres Lamongan Temukan 14 Orang Konsumsi Miras
Beras SPHP Dibeli Rp1.750, Dijual Rp12.200 per Kg, 4 Tersangka Ditangkap

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 20:34

Rumah Lansia di Deket Lamongan Dibobol, HP dan Perhiasan Emas Hilang

Kamis, 5 November 2026 - 10:30

Arisan Bodong di Lamongan Rugikan Korban Rp132 Juta, Tersangka Ditangkap di Batam

Rabu, 4 November 2026 - 18:59

Berawal dari Penyelidikan Pencurian Ayam, Polisi Lamongan Ungkap Curanmor

Selasa, 3 November 2026 - 20:02

Warga Bluluk Lamongan Temukan Granat dan 41 Amunisi di Kebun Jati

Selasa, 3 November 2026 - 09:53

Terduga Pelaku Curanmor Tewas usai Tabrak Median JLU Timur Lamongan

Berita Terbaru